PENGENDALIAN PENYAKIT BLAS TANAMAN PADI Gerakan Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman ( OPT ) Penyakit Blas pada tanaman padi dilaksanakan di Wilayah kelompok Tani ‘Toddoppulie’ Desa Ulu Balang Kecamatan Salomekko Kabupaten Bone Provinsi Sulawesi Selatan oleh IP3OPT Wilayah II Bone, UPT BPTPH Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Selatan pada tanggal 28 Oktober 2020. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala UPT BPTPH beserta dengan Tim Tekhnisnya, POPT Kecamatan Salomekko, Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Salomekko, PPL se Kecamatan Salomekko, Pemimpin Pertanian Kecamatan (PPK) Salomekko, Pemerintah Desa Setempat serta para Pengurus dan Anggota Kelompok Tani `Toddoppulie’ yang peserta kegiatan berjumlah 30 orang. Berdasarkan pengamatan dilapangan oleh POPT dan PPL setempat menemukan adanya serangan Penyakit Blas pada tanaman padi sehingga perlu penanganan yang efektif dan efisien. Salah satunya adalah dengan melakukan gerakan pengendalian OPT penyakit blas. Rangkaian kegiatan terdiri dari pertemuan dengan pemaparan materi tentang tehnik pengendalian OPT penyakit blas oleh Tim Tekhnis dari UPT BPTPH Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Selatan, Selanjutnya Diskusi dan Tanya Jawab, Penyampaian Pengalaman Petani serta Simulasi Tehnik Penyemprotan secara massal pada lokasi lahan yang terserang OPT Penyakit Blas di Desa Gattareng Kecamatan Salomekko Kabupaten Bone. AdapunTehnik pengendalian yang direkomendasikan adalah : Menggunakan Benih Varietas Unggul / Bersertifikat, Benih dicelupkan pada larutan fungisida saat akan semai, Penanaman dengan sistim tanam legowo, Sanitasi / pembersihan lahan yang baik, Pemupukan unsur N yang tidak terlalu tinggi, Pergiliran Varietas dan tahan terhadap Hama Penyakit, Penggunaan kompos sebagai sumber bahan organik, Penyemprotan dengan menggunakan bahan alami serta Pemberantasan dengan menggunakan fungisida sebagai alternatif terakhir. PENULIS : ISMAIL, SP (PPL KECAMATAN SALOMEKKO)