Loading...

Pengendalian Penyakit Blash

Pengendalian Penyakit Blash

Penyakit ini dapat menyerang pada semua fase pertumbuhan padi, mulai dari persemaian hingga menjelang panen. jamur Magnaporthe oryzae (dulu dikenal sebagai Pyricularia oryzae). Kondisi lingkungan dengan kelembapan tinggi dan suhu hangat (25–28°C) sangat mendukung perkembangan penyakit.

Dampak dari penyakit blas cukup serius karena dapat menyerang daun, pelepah, batang, hingga bulir padi, yang berujung pada penurunan hasil panen. Serangan pada leher malai bahkan bisa menyebabkan malai kering dan tidak menghasilkan gabah. Penyakit ini menjadi salah satu faktor kegagalan budidaya padi di berbagai daerah sentra produksi. Oleh karena itu, pemahaman mengenai gejala, penyebab, serta strategi pengendalian sangat penting bagi petani. Upaya pengendalian biasanya dilakukan melalui penggunaan varietas tahan blas, pengaturan pola tanam, pemupukan berimbang, serta pengendalian kimia bila diperlukan.

Secara keseluruhan, blas adalah penyakit yang berbahaya karena dapat menyerang hampir seluruh bagian tanaman padi dan menurunkan produktivitas secara drastis. Pencegahan dan pengendalian yang tepat menjadi kunci untuk menjaga keberhasilan budidaya padi di lahan sawah maupun gogo.