Loading...

PENGERINGAN JAGUNG

PENGERINGAN JAGUNG
PENGERINGAN JAGUNGPengeringan jagung bertongkol merupakan salah satu tahapan dalam penanganan pasca panen jagung. Terdapata beberapa metode pengeringan yang biasa dilakukan sesuai dengan jumlah jagung yang akan dikeringkan dan kondisi geografis daerah masing-masing.Pemilihan metode yang tepat diperlukan untuk menghasilkan jagung bertongkol yang memenuhi persyaratan untuk disimpan sementara maupun untuk dipipil.Perkembangan teknologi pengeringan hasil pertanian umumnya dan jagung khususnya saat ini sangatlah pesat. Terdapat berbagai macam alat dan mesin pengering dengan berbagai macam model dengan prinsip kerja yang berbeda. Dalam penggunaan alat dan mesin tersebut sangatlah penting dikuasai tentang prinsip kerja, pengoperasian dan perawatan alsin pasca operasi sehingga alsin dapat bekerja optimal dengan produktivitas yang tinggi, biaya produksi dan pemneliharaan alsin yang minimal.Pengeringan jagung bertongkol merupakan kegiatan yang sangat penting dalam tahapan penanganan pasca panen jagung. Jagung yang telah dipanen harus segera dikeringkan apabila hendak disimpan sebelum dilakukan pemipilan maupun jika segera dipipil.Tujuan pengeringan adalah untuk mengurangi kadar air sehingga mencapai batas aman untuk penyimpanan dalam pengertian tidak dapat lagi ditumbuhi oleh mikroba perusak. Tujuan lain adalah supaya dalam penanganan selanjutnya tidak mengalami kerusakan seperti pada waktu pemipilan. Kadar air yang terlalu rendah pada waktu pemipilan akan menyebabkan biji jagung menjadi pecah / rusak sehingga akan mempermudah infeksi jamur dan bakteri.Pengeringan dengan sinar matahari atau penjemuran adalah pengeringan yang paling sederhana. Keuntungan dari metode pengeringan ini adalah biaya pengeringan yang lebih murah dan terjangkau ditingkat petani serta tidak membutuhkan tingkat ketrampilan yang tinggi. Kelemahannya adalah pengeringan sangat dibatasi oleh kondisi cuaca, dimana apabila cuaca mendung atau hujan maka pengeringan tidak dapat dilakukanDalam rangka mempermudah pemahaman mengenai teknologi pengeringan jagung, ada beberapa pengertian umum yang harus dipahami yaitu :1. Pindah panas adalah merupakan proses dinamis dimana panas dipindahkan secara spontan dari suatu badan ke badan yang lain yang bersuhu lebih rendah. Kecepatan pindah panas tergantung pada perbedan suhu, makin besar perbedaan suhu maka pindah panas akan semakin cepat2. Konduksi adalah pindah panas dimana energi molekul langsung berubah dari daerah yang lebih panas ke daerah yang lebih dingin. Molekul yang berenergi lebih besar memindahkan sebahagian energi ke ke molekul tetangganya yang berenergi lebih kecil3. Pemancaran atau radiasi Pemindahan energi panas dengan gelombang elektromagnetikyang memindahkan energi panas dari satu badan ke badan yang lain dengan cara yang sama dengan cara memindahkan cahaya dengan gelombang cahaya elektromagnetik4. Pengeringan adalah proses pemindahan dari bahan atau substansi lain. Proses yang terjadi adalah pemindahan panas untuk melengkapi panas laten penguapan yang dibutuhkan dan pergerakan air atau uap air melalui bahan pangan kemudian keluar dari bahan untuk mempengaruhi pemisahan dari bahan pangan5. Laju pengeringan adalah jumlah uap air (Kg) yang diuapkan dari suatu bahan pada proses pengeringan dalam setiap jam6. Efisiensi Pengeringan adalah perbandingan atara jumlah energi yang dimanfaatkan dengan jumlah energi ( kalor) yang di keluarkan dalam proses pengeringan Banyak hal yang perlu diperhatikan dalam hal pemilihan metode pengeringan. Pengeringan yang umum dilakukan adalah pengeringan dengan mengginakan sinar matahari / penjemuran dan pengeringan dengan menggunakan pengering mekanis (artificial) . Apabila sinar matahari cukup tersedia sebaiknya pengeringan dilakukan dengan menjemur dengan tujuan untuk menekan biaya pengeringan, namun apabila cuaca mendung atau musim hujan harus segera dilakukan pengeringan dengan pengering mekanis.Jika menggunakan pengering mekanis, supaya pengeringan berlangsung secara efisien dan ekonomis diperlukan pemilihan alat yang baik dengan efisiensi yang tinggi dan pengoperasiannya mudah. Untuk itulah diperlukan pengetahuan yang baik tentang teknologi pengeringan hasil pertanian umumnya dan jagung khususnya sehingga kualitas hasil yang diperoleh baik dan biaya yang dialokasikan untuk pengeringan dapat ditekan seminimal mungkin.M. BASRI. SP.Admin Kab.BimaHartanto Ts.Spt.MM