Loading...

Penggunaan Benih Bawang Merah

Penggunaan Benih Bawang Merah
Penggunaan benih bersertifikat merupakan kunci utama untuk menghasilkan produk bawang merah yang berkualitas dan mampu beradaptasi dengan lingkungan untuk menjamin pertumbuhan tanaman yang baik, hasil tinggi dan kualitas baik serta diterima pasar. Keuntungan penggunaan benih unggul: (1). Benih tumbuh cepat dan serempak. (2) Jika ditanam akan menghasilkan bibit yang tegar dan sehat (3). Pada saat ditanam, bibit tumbuh lebih cepat. (4).Jumlah tanaman optimum, sehingga akan memberikan hasil yang tinggi. Cara mendapatkan benih Bawang Merah dapat membuat langsung sendiri atau membeli langsung ke toko - toko pertanian/ penangkar benih terdekat. Benih bawang merah yang diusahakan dibeberapa daerah sentra produksi bisa didapat dari umbi maupun dari biji Penggunaan Benih bermutu Bawang Merah Penggunaan Benih bermutu merupakan syarat mutlak dalam budidaya bawang merah. Varietas bawang merah yang dapat digunakan adalah Bima, Brebes, Ampenan, Medan, Keling, Maja Cipanas bisa mencapai 24,9 ton/hektar (ha), Varietas Kuning sekitar 6-21,39 ton/ha, Batu Ijo 18,5 ton/ha dan Tinombo 11,7 ton/ha, Sumenep, Timor, Lampung, Banteng dan varietas lokal lainnya. Klasifikasi Benih bermutu Bawang Merah Tanaman biasanya dipanen cukup tua antara 60 - 80 hari, telah diseleksi dilapangan dan ditempat penyimpanan. Umbi yang digunakan untuk benih adalah berasal dari umbi tanaman bawang merah yang telah tua, berukuran sedang, berdiameter 1,5 - 2 cm dengan bentuk simetris dan telah disimpan 2-4 bulan, telah mulai bertunas dintandai dengan munculnya warna hijau jika sepertiga bagian umbi lapis dipotong melintang, telah menunjukkan munculnya akar-akar baru pada umbi, pada warna umbi terlihat lebih mengkilap, bebas dari organisme penganggu tanaman. Kebutuhan Benih Per Haktar Kebutuhan bibit dari umbi untuk keperluan penanaman 1 Ha sebanyak 1.000 kg bila harga benih saat ini sebesar Rp 23.000,- maka keperluan benih bawang merah bernilai Rp 23.000.000,-, sedangkan penggunaan benih dari biji cukup memerlukan 4 kg biji dengan nilai Rp 4.000.000,- untuk keperluan 1 Ha. Penulis : Dalmadi Sumber : Ditjen Hortikulura