Loading...

Penggunaan Benih Kembang Kol

Penggunaan Benih Kembang Kol
Penggunaan benih bersertifikat merupakan kunci utama untuk menghasilkan produk kembang kol yang berkualitas dan mampu beradaptasi dengan lingkungan, untuk menjamin pertumbuhan tanaman yang baik, hasil tinggi dan kualitas baik serta diterima pasar. Keuntungan penggunaan benih unggul: (1). Benih tumbuh cepat dan serempak. (2) Jika ditanam akan menghasilkan bibit yang tegar dan sehat (3). Pada saat ditanam, bibit tumbuh lebih cepat. (4).Jumlah tanaman optimum, sehingga akan memberikan hasil yang tinggi. Cara mendapatkan benih Benih kembang kol dapat dibeli langsung ke toko - toko pertanian/penangkar benih terdekat. Benih kembang kol seberat. 10 gr harganya Rp 42.000,-. Dalam 10 gr tersebut berisi 240 butir, berarti 1 biji benih kembang kol harganya Rp 175,- Mempersiapkan benih kembang kol Benih kembang kol harus disemaikan dulu sebelum ditanam di lahan yang tetap. Lahan persemaian dibentuk bedengan dengan lebar sekitar 1 m dan panjang 3 m. Selanjutnya bedengan diberi campuran pupuk kandang dan tanah dengan perbandingan 1:2. Di dalam bedengan itu dibuatkan baris-baris alur dengan jarak antar alur 5 cm dan kedalamannya sekitar 1,5-2 cm. Benih yang akan disemai direndam dulu dalam air yang bersuhu 50°C selama 15 menit, kemudian diangin-anginkan. Sebelum ditanam, benih diberi fungisida Orthocide. Dua hari setelah disemai, tanaman akan mulai tumbuh dan tampak di atas permukaan tanah. Setelah berumur sekitar 5 sampai 10 hari, bibit dapat dipindahkan ke dalam bumbungan berupa daun kelapa/polybag. Media dalam bumbungan terdiri dari campuran pupuk kandang dan tanah dengan perbandingan 1:1. Sebelum dibumbung harus dilakukan pemilihan bibit yang baik dan sehat. Selain itu, harus dilakukan pula pencegahan penyakit dengan cara bibit yang terpilih dicelupkan ke dalam larutan Agrimycin 1,2 g/1 air serta dipupuk dengan pupuk majemuk NPK 1 atau 2 hari sebelum dibumbung. Sehari setelah dibumbung, bibit disiram dengan pupuk NPK cair 40 g/l air selama seminggu. Selain itu, diberikan pula pupuk daun sebanyak 1 g/1 air, CaCl2, MgS04, dan KN03 dengan konsentrasi 0,5 g/l air dengan selang waktu seminggu sekali. Untuk melindungi tanaman, diberikan pula Dithane 1,5 g/l air dan Basudin 1 cc/l air seminggu sekali. Bibit berada di bumbungan sekitar tiga minggu, kemudian baru bisa dipindahkan ke lahan penanaman tetap. Penanaman Bibit kembang kol ditanam dengan jarak tanam 70 x 50 cm pada lubang tanam berdiameter 25 cm dan sedalam kurang lebih 10 cm. Penulis : Dalmadi Sumber : Ditjen Hortikulura, www.elsppat.or.id/, www.distanprovinsibali.com/.. www.internetjakarta.com/indonetwork.or.id