Penggunaan bibit merupakan faktor yang perlu diperlukan. Penanaman dengan menggunakan bibit yang sudah berumur lebih dari 25 hari akan mengakibatkan berkurangnya perkembangan pada anakan tanaman padi. Untuk memaksimalkan anakan pada tanaman padi sebaiknya bibit yang ditanam yaitu bibit muda atau bibit yang berumur sekitar kurang dari 14 hari dari masa persemaian. Keuntungan dari tanam bibit muda yaitu : Tanaman tidak mengalami stres Dengan penanaman bibit muda tanaman tidak mengalami masa stres dan cepat beradaptasi terhadap lingkungan karena tanaman masih mempunyai cadangan makanan atau endosperm pada bibit tersebut. Pertumbuhan akar lebih baik Pertumbuhan akar dengan cara penanaman bibit muda akan lebih, karena perakaran tanaman akan lebih menyebar dan perakaran akan lebih dalam untuk tumbuh, sehingga memudahkan tanaman untuk menyerap unsu hara didalam tanah, selain itu tanaman bisa tahan terhadap rebah. Penyerapan unsur hara lebih efektif Penanaman bibit muda membantu tanaman untuk meyerap unsur hara lebih efektif karena perakaran tumbuh dengan sehat dan menyebar disekitar tanaman, sehingga pemupukan akan lebih efektif dan efisien. Meningkatkan jumlah anakan produktif Pertumbuhan akar yang baik dan bisa menyerap unsur hara dengan maksimal, menjadikan pertumbuhan anakan pada tanaman padi akan jauh lebih meningkat sehingga dengan banyaknya anakan produktif maka akan menambah jumlah malai pada tanaman. Mempercepat masa panen Dengan tidak mengalami stres pada tanaman yang mengakibatkan terhentinya sementara pertumbuhan tanaman, penanaman bibit muda bisa mempercepat umur tanaman padi untuk dipanen. Tanam bibit muda sendiri merupakan salah satu komponen dalam metode SRI dan tanam bibit muda dianjurkan menggunakan jarak tanam yang ideal seperti jarak tanam pada jajar legowo. Penggunaan bibit 1 – 3 batang perlubang manfaatnya yaitu : Mengurangi efek kompetisi Efisinsi benih