Penggunaan Petrogenol untuk Pengendalian Lalat Buah pada Tanaman Cabe
1. Mengenal Lalat Buah
- Nama ilmiah umum: Bactrocera spp.
- Gejala serangan:
- Buah cabai rontok sebelum matang.
- Terdapat lubang kecil pada buah.
- Buah membusuk dari dalam akibat larva.
- Dampak: Penurunan hasil panen hingga 80% jika tidak dikendalikan.
2. Apa Itu Petrogenol?
- Petrogenol adalah atraktan (zat penarik) berbasis feromon jantan sintetis.
- Digunakan untuk menarik lalat buah jantan ke dalam perangkap.
- Mengganggu siklus kawin → menurunkan populasi lalat buah.
3. Tujuan Penggunaan Petrogenol
- Mengurangi populasi lalat buah jantan.
- Menekan tingkat serangan pada buah cabai.
- Mendukung pengendalian hama secara ramah lingkungan (PHT).
4. Cara Pembuatan
a. Alat
- Botol bekas racun
- Kain
- Tali nylon
- Cutter
- Spoid
- Bambu ajir yang panjangnya ±150-200 cm
b. Bahan
- Petrogenol
- Furadan
- Insektisida Pinalty
b. Cara Membuat Perangkap
- Lubangi botol plastik dengan ukuran 5x5 cm 3 cm dari dasar botol
- Campurkan petrogenol ukuran 5 ml dengan Insektisida Pinalty 5 ml kemudian dikocok sampai tercampur merata
- Siapkan kain, ambil 1 sendok furadan kemudian disimpan diatas kain. Selanjutnya kain diikat dengan menggunakan tali nilon. Sisakan tali nilon sepanjang 20 cm untuk gantungan.
- Masukkan campuran petrogenol dan insektisida penalty memakai spoid dengan ukuran ±2-3 ml.
- Masukkan perangkap di dalam botol, yang tutupnya sudah dilobangi yang fungsinya untuk tempat memasukkan tali nilon, dengan posisi perangkap sejajar atas dengan lobang di botol.
- Botol perangkap digantungkan dibambu ajir
c. Penempatan Perangkap
- Gantung pada ketinggian 1,5–2 meter.
- Jarak antar perangkap: ±5-10 meter keliling dipinggir pertanaman,
- Jumlah ideal: 20–40 perangkap per hektar.
d. Waktu dan Frekuensi
- Mulai dipasang saat tanaman mulai berbuah.
- Tambahkan campuran petrogenol dan insektisida penalty didalam bungkusan kain yang berisi furadan setiap 2–4 minggu.
- Cek dan bersihkan perangkap setiap minggu.
5. Keunggulan Petrogenol
- Ramah lingkungan, tidak menyemprot langsung ke tanaman.
- Selektif: hanya menarik lalat buah jantan.
- Efektif menurunkan populasi hama.
- Mudah dibuat dan diaplikasikan oleh petani.
6. Keterbatasan dan Tips Tambahan
- Tidak membunuh lalat betina → perlu dikombinasikan dengan:
- Sanitasi kebun: pungut dan musnahkan buah busuk.
- Pemangkasan buah terserang.
- Rotasi tanaman.
- Hindari penggunaan pestisida berlebihan yang bisa mengganggu efektivitas feromon.
7. Kesimpulan
Penggunaan kombinasi petrogenol, furadan dan Penalty sebagai feromon atraktan merupakan solusi efektif, murah, dan ramah lingkungan untuk mengendalikan lalat buah pada tanaman cabai. Dengan penerapan yang tepat dan dikombinasikan dengan sanitasi kebun, hasil panen dapat meningkat secara signifikan. penggunaan petrogenol menurunkan serangan lalat buah dari 45% menjadi 12% dalam 3 minggu setelah pemasangan perangkap.