Loading...

PENGGUNAAN POWER THRESHER (PERONTOK PADI)

PENGGUNAAN POWER THRESHER (PERONTOK PADI)

Power Thresher adalah alat perontok padi yang digunakan untuk memisahkan gabah dari malai dengan tenaga mesin. Penggunaan power thresher dapat meningkatkan efisiensi panen, mengurangi kehilangan hasil, dan mempercepat waktu kerja.

Tujuan Penyuluhan:
1. Memberikan pemahaman mengenai cara kerja dan penggunaan Power Thresher.
2. Meningkatkan keterampilan petani dalam pengoperasian dan perawatan alat.
3. Mendorong efisiensi proses panen dan pascapanen padi.

Manfaat Penggunaan Power Thresher:
- Mengurangi kehilangan hasil (losses).
- Meningkatkan kecepatan dan kapasitas perontokan.
- Mengurangi kebutuhan tenaga kerja dan biaya panen.

Komponen Utama Power Thresher:
1. Mesin penggerak (bensin/solar).
2. Drum perontok.
3. Corong pemasukan malai.
4. Saringan pemisah gabah dan jerami.
5. Saluran keluaran gabah.

Cara Pengoperasian:
1. Siapkan alat di tempat rata dan aman.
2. Nyalakan mesin dan atur putaran sesuai kebutuhan.
3. Masukkan malai padi secara merata ke dalam corong.
4. Tampung gabah dan bersihkan jerami yang keluar.
5. Matikan mesin setelah pekerjaan selesai.

Keselamatan Kerja:
- Gunakan sarung tangan dan pelindung telinga.
- Jangan memasukkan tangan ke bagian berputar.
- Jauhkan anak-anak dari area kerja.
- Perhatikan knalpot dan bagian panas mesin.

Perawatan Rutin:
- Bersihkan mesin setelah digunakan.
- Cek oli secara berkala.
- Periksa dan kencangkan belt atau rantai penggerak.
- Simpan alat di tempat kering dan terlindung.

Perhitungan Efisiensi:
Perontokan manual = ± 80–100 kg/jam.
Power Thresher = ± 300–800 kg/jam tergantung tipe mesin.

Kesimpulan:
Penggunaan Power Thresher membantu petani mempercepat proses panen, mengurangi kehilangan hasil, dan meningkatkan efisiensi tenaga kerja sehingga sangat cocok digunakan dalam usahatani padi modern.