Loading...

PENGGUNAAN VUB DAN BENIH BERMUTU

PENGGUNAAN VUB DAN BENIH BERMUTU

PENGGUNAAN VUB DAN BENIH BERMUTU

Apa perbedaan antara benih dan bibit?

Benih diartikan sebagai biji yang telah mengalami perlakukan khusus sehingga dapat dijadikan sarana dalam memperbanyak tanaman. Bibit yaitu benih/biji yang telah disemai sebelumnya yang akan ditanam ke lahan/media tanam dan memenuhi persyaratan dalam budidaya tanaman.

Apa itu VUB ?

Varietas unggul baru (VUB) merupakan salah satu komponen teknologi yang berperan sangat besar dalam meningkatkan produksi padi. Penggunaan VUB padi dengan menggunakan teknik budi daya yang tepat telah memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap peningkatan produksi.

Apa yang dimaksud dengan varietas unggul?

Varietas unggul adalah galur hasil pemuliaan yang mempunyai satu atau lebih keunggulan khusus seperti potensi hasil tinggi, tahan terhadap hama, tahan terhadap penyakit, toleran terhadap cekaman lingkungan, mutu produk baik, dan atau sifat-sifat lainnya serta telah dilepas oleh pemerintah.

Apa yang dimaksud dengan benih yang bermutu?

Benih bermutu adalah benih yang baik dan benar. Baik : mutu fisik dan mutu fisiologi.

Faktor faktor apa saja yang mempengaruhi mutu benih?

Benih yang digunakan tersebut harus memiliki kriteria mutu fisik, genetik, fisologis, dan kesehatan benih atau mutu patologis yang sesuai standar mutu benih. Penampilan benih dengan mutu fisik tinggi terlihat dari fisik kulit yang bersih, cerah, bernas dan bentuk seragam

Biji tanaman yang baik akan tenggelam, sedangkan yang hampa akan mengapung di permukaan air. Ciri selanjutnya, benih memiliki ukuran yang seragam dan memiliki penampakan yang normal. Keseragaman ukuran ini menandakan bahwa biji sangat berkualitas karena telah diseleksi dengan baik

Apa saja yang harus diperhatikan untuk menghasilkan benih yang berkualitas

Benih unggul harus mempunyai sifat–sifat unggul seperti potensi hasil tinggi, cepat berbuah, tahan terhadap hama dan penyakit tertentu, tahan terhadap stres lingkungan dan sebagainya.

Mengapa dengan penggunaan benih bermutu dapat meningkatkan produksi yang lebih efisien?

Benih bermutu (bersetifikasi) mempunyai kelebihan dibanding dengan benih tidak bermutu. Adapun kelebihan dari benih bermutu yaitu mengurangi resiko kegagalan budidaya karena benih mampu tumbuh baik pada kondisi lahan yang kurang menguntungkan, produksinya lebih tinggi, dan tahan terhadap serangan hama dan penyakit.

 

Warna label untuk tiap-tiap kelas benih adalah sebagai

berikut :

1. Benih Penjenis warna label Kuning

2. Benih Dasar warna label Putih.

3. Benih Pokok warna label Ungu.

4. Benih Sebar, Benih Sebar-1 dan Benih Sebar-2 warna label Biru.

 

 Mengapa perlakuan dan perawatan benih itu penting?

Salah satu upaya untuk meningkatkan mutu benih adalah dengan perlakuan benih. Perlakuan benih (seed treatment) yang sesuai dapat meningkatkan laju perkecambahan, pertumbuhan kecambah, dan ketahanan terhadap hama penyakit tertentu di awal pertumbuhan.

Pentingnya menggunakan benih bermutu dan bersertifikat, antara lain:

1) Terjamin kebersihan benihnya (Mutu Fisik bagus);

2) Terjamin kebenaran Varietasnya (Mutu Genetik), karena benih bermutu jelas deskripsinya dan varietas sudah dilepas;

3) Mudah dilacak bila ada masalah atau sengketa;

4) Mudah mendapatkan informasi varietas baru yang lebih adaptif terhadap lingkungan tumbuh tertentu;

5) Meningkatkan nilai jual produk (mutu produk terjamin);

6) Meningkatkan akses petani ke Lembaga keuangan;

) Mengurangi resiko kegagalan produksi dan biaya usahatani; dan

8) Technical barriers dari serbuan benih import yang kurang bermutu.

 “Label benih ini mencantumkan mutu genetik (nama kultivar sesuai benih), mutu fisik ketercampuran kotoran dan kultivar lain, kadar air, dan mutu fisiologis daya kecambah” lanjut Supriyono.

“Masa berlaku hasil Uji Sertifikasi Benih adalah 6 bulan untuk hasil pengujian pertama dan 3 bulan untuk hasil pengujian ulang, seperti pengujian Kadar air, persentase kotoran benih dan benih varietas lain, daya kecambah,”. “Produktivitas akan mempengaruhi potensi hasil, kualitas/mutu akan mempengaruhi kelas produk. Sehingga kombinasi benih bersertifikat dan kondisi lingkungan ideal akan menghasilkan produktivitas tinggi dengan kelas produk yang lebih tinggi,”