Garut merupakan salah satu tanaman sumber karbohidrat alternatif, dimana garut bukan saja digunakan untuk pangan, tetapi juga untuk bahan baku industri. Garut sebagai Bahan Makanan umbi garut dapat direbus atau dikukus untuk makanan sampingan. Umbi garut rebus yang dipotong tipis-tipis dapat dijadikan keripik dan emping. Dari tepung garut dapat dijadikan macam-macam olahan seperti berikut : bubur untuk bayi, orang tua dan anak autis, pudding, biscuit, kue-kue basah, kue-kue kering, jenang, campuran bolu, hunkwe, campuran permen cokelat dan campuran sirup, minuman beralkohol. Adapun beberapa cara pengolahannya sebagai berikut : a. Keripik Garut Bahan alat untuk pembuatan keripik garut antara lain 1 kg umbi garut yang segar dan gemuk, ¼ liter air, minyak goreng dan garam secukupnya. Alat yang digunakan adalah pisau, baskom, kompor dan alat penggoreng. Cara pembuatan keripik garut yaitu umbi dicuci lalu diiris-iris setebal 0,5 cm. Irisan tersebut di taburi garam, diaduk sampai rata dan didiamkan setengah jam agar lunak dan hilang getahnya. Dicuci dan ditiriskan kemudian dikukus sampai kering. Irisan itu digoreng dalam minyak panas, apinya dijaga jangan sampai kental, kemudian masukkan esen dan aduk sampai rata. Api dikecilkan dan keripik dimasukkan dalam adonan gula dan diaduk sampai rata. Setelah rata diangkat dan dianginkan sampai dingin. Selanjutnya siap disantap atau dipak dalam kantong plastik untuk dijual. b. Emping Garut Alternatif lain dari pengolahan umbi garut ini adalah dibuat emping. Selama ini emping banyak dikenal orang adalah emping melinjo, ternyata garutpun dapat dijadikan emping yang rasanya tak kalah lezatnya dengan emping yang lain karena memiliki citra rasa tersendiri. Cara pembuatannya : umbi garut dipotong sekitar 10 cm dari ujungnya, karena bagian ini tidak terlalu banyak mengandung serat. Setelah itu umbi dikupas dan dicuci hingga bersih. Umbi dikukus sekitar 15 - 60 menit sampai umbi terasa kenyal dan lengket. Kemudian umbi dipotong-potong sebesar 1 - 2 cm untuk umbi yang besar dan 2 - 3 cm untuk umbi yang kecil agar emping yang dihasilkan dapat seragam bentuknya. Umbi yang dipotong ditumbuk pelan-pelan dengan dialasi plastik. Pengeringan emping dilakukan dengan menjemur dibawah sinar matahari selama 2 - 5 hari. Emping garut juga dapat dijual matang dengan cara menggorengnya terlebih dahulu. c. Jenang Garut Salah satu cara pengolahan tepung garut adalah pembuatan jenang garut. Jenang garut disajikan dengan parutan kelapa. Cara pembuatannya : tepung dicampur dengan air bersih sampai macak-macak. Adonan ini dipanaskan diatas api kemudian ditambahkan 4 gelas santan. Garam, daun pandan dan gula jawa yang telah diiris halus dimasukkan. Adonan dituangkan dalam loyang dan dibiarkan sampai dingin. Setelah itu diiris-iris dengan bentuk empat persegipanjang, sebelum disajikan digulingkan dulu dalam parutan kelapa. d. Cantik Manis Cantik manis merupakan salah satu olahan basah dari tepung garut. Cantik manis yang terbuat dari tepung garut ini cara pembuatannya ditambah dengan sekoteng. Cara pembuatannya : Tepung garut, santan, garam dan gula dicampur menjadi satu. Adonan ini dimasak sambil diaduk-aduk sampai menjadi bubur. Sekoteng yang telah direbus dimasukkan, diaduk-aduk sebentar kemudian diangkat. Dibungkus dengan daun pisang. e. Kue Dadar Kue dadar ini terbuat dari tepung garut dengan dicampur tepung beras dan tepung ketan. Kue dadar ini disajikan dengan santan kental. Cara pembuatannya : Isi/inti : Kelapa diparut, diletakkan di wajan, dibubuhi gula sampai manis dan dituangi kira-kira 1 cangkir air, diaduk-aduk terus sampai kental, dibubuhi tepung ketan dan diaduk lagi sampai tepungnya matang, lalu diangkat. Jika sudah dingin, dipulung panjang-panjang kira-kira sepanjang jari untuk diisikan ke kulit dadar. Kulit dadar : Tiga macam tepung (tepung beras 2 cangkir, tepung garut ¾ cangkir, tepung ketan ¾ cangkir) dicampur menjadi satu, diadoni dengan santan cair yang terlebih dahulu dihangatkan kemudian diuleni. Telur ayam (3 butir) dikocok dan dicampurkan ke dalam adonan tadi, lalu dicairkan dengan santan sampai adonan seperti adonan risoles, kemudian garam dimasukkan. Adonan didadar di wajan panekuk yang telah diproses sedikit minyak. Jika pinggirnya sudah kering, diangkat, kemudian diisi dengan unti kelapa, lalu dilipat seperti risoles. Kue dadar ini dimakan dengan santan kental yang telah direbus dengan sedikit garam dan beberapa lembar daun pandan. Garut sebagai Bahan Obat-Obatan dapat digunakan untuk : mendinginkan perut, obat disentri, obat eksim, memperbanyak ASI, tapal luka dari serangan panah beracun, obat penyembuh borok, perasan umbi garut dapat dijadikan penawar sengatan lebah. Garut sebagai Bahan Baku Industri, umbi garut dapat digunakan untuk : bahan kosmetik, lem, minuman beralkohol, di pabrik tablet, untuk mempersiapkan makanan yang mengandung barium yang diperlukan untuk penghancuran cepat. Penulis : Yulia Tri S Email : yuliatrisedrowati@yahoo.co.id Sumber: Direktorat Jenderal Bina Produksi Tanaman Pangan Direktorat Kacang-kacangan dan umbi-umbian, Pengenalan & Budidaya Talas, Garut, Ganyong, Gembili, Ubi Kelapa, Gadung, Iles-iles, Suwek/Acung. Jakarta, 2002 http://bukabi.wordpress.com/2009/03/02/budidaya-tanaman-garut/ http://www.deptan.go.id/ditjentan/detailpublikasi.php?id=39