Loading...

PENGOLAHAN GULA NON SENTRIFUGAL

PENGOLAHAN GULA NON SENTRIFUGAL

Gula non sentrifugal adalah gula yang dalam proses pengkristalannya tidak menggunakan sentrifugasi. Umumnya gula non sentrifugal adalah gula merah, yang dibuat dari nira batang tebu, nira palem, nira sorghum atau semua jenis nira. Produk gula merah disebut gula mangkok, gula kerekan, gula kotak, gula tumbu, dan gula tanjung/semut. 

 

Pengolahan gula non sentrifugal dapat diringkas menjadi 4 tahap:

1.) Penyadapan, pemerahan/penggilingan (ekstrasi) untuk memlperoleh nira (juice).

2.) Pembersihan/penjernihan nira secara sederhana, dilakukan dengan penyaringan menggunakan saringan halus. Nira selanjutnya dipanaskan. Pada suhu 50-60°C dapat dilakukan pemurnian dengan menambahkan kapur atau bahan lai, membuang buih dan kotorsn yang timbul. Bila terlampau banyak kapur yang diberikan, netralkan dengan pupuk DS (fosfat). Buatlah pH nira mencapai 6-7. Bila nira telah jernih, besarkan api dan masak nira hingga mendidih dan menjadi gula yang kental.

3.) Penguapan (evaporasi), pemasakan, perebusan (boiling), atau pemekatan nira dilakukan pada suhu 60-115°C, dan dapat ditambahkan natrium metabisulfit 75-200 ppm untuk meningkatkan mutu tekstur, masak terus dengan api kecil sambil diaduk hingga gula kental dan kadar air yang sangat rendah 1-2%.

4).  Pemberian bentuk atau pencetakan, dan pengemasan

      a) Untuk membuat gula mangkok, gunakan cetakan dari belahan tempurung kelapa atau plastik dengan bentuk seperti                         mangkok dan dasar dilubangi sedikit. Basahi cetakan terlebih dahulu. Bungkus dengan daun kering.

      b) Untuk membuat gula kerekan, gunakan cetakan dari potongan batang bambu besar yang tidak beralas dengan bentuk                     silinder pendek atau tinggi. Bungkus dengan daun kelapa kering.

      c) Untuk membuat gula kotak, gunakan cetakan kayu tanpa alas dengan bentuk kotak persegi panjang.

      d) Untuk membuat gula tumbu, gunakan cetakan dari tumbu atau keranjang anyaman bambu. Tuangkan gula selapis demi                  selapis, agar gula mengering dengan baik. Kualitas lebih baik diperoleh dengan penambahan lebih banyak larutan kapur.                Berat 50-130 kg/tumbu.

      e) Untuk membuat gula tanjung, gula dimasak hingga suhu mencapai 120°C. Bila gula mengkristal, tuang ke dalam alat putar              berupa tong kayu dengan alat pengaduk menyerupai sisir, putar keras-keras sehingga membentuk gula pasir halus                          berwarna coklat muda atau kuning keemasan (granule), dijemur atau dikeringkan lebih lanjut dan dikemas dalann kantong-              kantong atau plastik.