Tauco adalah hasil olahan kacang kedele melalui fermentasi cendawan dan fermantasi larutan garam. Bahan utama adalah Biji kedele kuning. Tahapan pembuatan: (1) Pembersihan Biji kedele kering dibersihkan dari kotoran dan sampah-sampah, kemudian dicuci dengan air bersih. (2) Perendaman Dilaksanakan dalam air bersih selama satu malam. Tujuan perendaman ialah agar kedele cepat matang apabila dimasak. (3) Perebusan partama Setelah cukup direndam, kedele dimasak setengah matang atau disangan setengan matang. Bila di tangan terasa panas, kedele langsung dimasukkan dalam air agar kulitnya mudah dilepas. Tujuan pemasakan atau penyanganan ini. ialah untuk membantu mempermudah melepaskan kulitnya. (4) Perebusan kedua Setelah bersih dari kulitnya, kedele dimasak kembali sehingga matang lalu ditiriskan. (5) Penyiapan tepung Tepung pencampur terdiri dari 1 bagian tepung beras dan 1 bagian tepung ketan. Kedua macarn. tepung ini dicampur sampai merata lalu disangan sampai berwarna kuning. Selanjutnya dicampur dengan kedele yang sudah ditiriskan dengan perbandingan 4 bagian kedele dengan 1 bagian campuran tepung yang sudah disangan. (6) Fermentasi Kedele bertepung dihamparkan tipis-tipis di atas tampah dan diperam di ruang fermentasi. Kalau ruang fermentasi belum pernah digunakan sebelumnya atau lama tidak dipakai hamparan kedele bertepung perlu diokulasi dengan biakan cendawan atau laru. Cendawan yang digunakan adalah Rhizopils olfgosporus atau R. oryzae atau campuran keduanya. (7) Pengeringan Tempe kedele. bertepung dikeringkan dengan penjemuran sampai mudah dicerai beraikan. (8) Perendaman dalam larutan garam 20% Tempe kedele bertepung yang telah dicerai beraikan dimasukkan ke dalam guci porselin/kaca yang telah di isikan dengan larutan garam 20%. Kegiatan ini disebut fermentasi dalam larutan garam. Setiap hari guci fermentasi dibuka dan dijemur pada sinar matahari dan dijaga jangan sampai dikotori debu atau dimasuki serangga maupun kena air hujan. Pada malam hari, guci fermentasi ditutup untuk menjaga kebersihan. Masa fermentasi bisa berlangsung 1 minggu sampai 1 bulan lebih. Ketentuan waktu tergantung selera, makin lama masa fermentasi biasanya aroma tauco makin enak. (9) Penambahan bumbu Untuk menamhah rasa enak tauco biasanya diberi bumbu seperti gula dan lain-lain. ; (10) Penyimpanaan Tauco dapat dislmpan dalam botol, porselin ataupun plastik. Tauco digunakan sebagai bumbu penyedap makanan yaitu untuk memasak sayur, ikan, tahu ataupun daging. sumber: Badan Pendidikan dan Latihan Pertanian. 1991. Budidaya dan Pengolahan Hasil Kedele. Jakarta: Departemen Pertanian