Pengolahan minyak kasar dan ikutannya KEMIRI SUNAN
Penyiapan bahan baku biji Pengupasan buah/kapsul kemiri minyak dengan menggunakan mesin decorticator (pengupas buah) atau secara manual. Biji yang diperoleh kemudian dikeringkan dengan jalan menjemurnya di bawah sinar matahari sampai kadar airnya < 7%. Lama penjemuran ini sangat tergantung pada sinar matahari. Ekstraksi minyak Pengepresan minyak dilakukan dengan menggunakan ekspeller atau dengan alat pres manual dengan menggunakan dongkrak sebagai sumber tenaga pres. Hasil pengepresan yang baik adalah yang menghasilkan jumlah minyak yang diperoleh, mendekati potensi rendemen bahan baku. Penyaringan minyak Minyak yang diperoleh dari hasil presan masih kotor bercampur dengan ampas (crude). Oleh sebab itu perlu disaring agar bersih, minyak yang sudah bersih dapat digunakan pengganti minyak tanah untuk bahan bakar kompor masak di rumah tangga. Penyaringan dapat dilakukan dengan system sentrifugal menggunakan dynamo listrik sebagai sumber tenaganya. Pengolahan Biodiesel a. Proses esterifikasi dan Trans-esterifikasi Proses ini dilakukan apabila crude yang akan diproses mempunyai kadar ALB >3%, esterifikasi adalah proses pencampuran crude dengan methanol dan H2SO4 (80%) dengan system sintrifugal pada suhu 550C selama 60 menit. Sedangkan trans esterifikasi dilakukan apabila ALB <3%, yaitu pencampuran crude dengan methanol dan KOH (80%) dengan system yang sama dengan esterifikasi. Dari proses ini dihasilkan gliserol pertama. b. Proses pencucian minyak Proses ini dilakukan dengan memindahkan minyak dari tabung pertama ke tabung ke dua. Pada tabung kedua ini dilakukan pemanasan minyak mencapai suhu 650C selama 60 menit. Selanjutnya lakukan pencucian dengan memasukan air sekitar 15 - 20% dari kondisi minyak (sisa setelah dikeluarkan giserol), sambil dilakukan pengadukan ringan. Kemudian lakukan pengendapan dan pemisahan air pencucian. Proses ini dilakukan beberapa kali sampai diperoleh minyak yang benar-benar bersih. c. Proses pengeringan Dilakukan dengan cara memvakum minyak pada suhu 700C selama 60 menit. Selanjutnya minyak sudah dapat dikeluarkan dari tabung ke dua dan dilakukan pendinginan minyak selama 24 jam. (Ir. Agus Sutarman.MA,MM,Penyuluh Pertanian Madya Pusluh BPPSDMP)