Salah satu komponen teknologi dasar dalam Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) yaitu Teknik Penanaman Kedelai dengan Olah Tanah Konvensional (OTK) dan Tanpa Olah Tanah (TOT).a. Olah Tanah Konvensional (OTK)Yaitu pengolahan lahan dilakukan satu atau dua kali tergantung kondisi lahan,• Dilakukan segera setalah hujan mulai turun • Disesuaikan dengan kondisi lengas tanah• Pembersihan lahan dilakukan dengan sabit/parang atau herbisida (sistemik atau kontak), penggunaan herbisida sesuai anjuran • Setelah bersih, dilakukan pengolahan tanah• Pengolahan tanah umumnya dilakukan 2 kali (pada pengolahan pertama tanah dicangkul/dibajak dan dibalik sehingga sisa-sisa tanaman terbenam dan selanjutnya mengalami proses pembusukan. Pengolahan tanah kedua dilakukan satu minggu setelah pengolahan tanah pertama dengan garu/sisir serta perataan sehingga lahan siap ditanami) • Jika tcurah hujan tinggi dibuat saliran (drainase) sedalam 25-30 cm dengan lebar 20 cm, jarak antar saluran 4 meterb. Tanpa Olah Tanah (TOT)• Tanpa Olah Tanah (TOT) adalah cara penanaman yang tidak memerlukan penyiapan lahan, kecuali membuka lobang kecil untuk meletakkan benih • Dilakukan pada tanah-tanah yang bertekstur ringan sampai sedang • Penyiapan lahan tanpa pengolahan tanah dapat dilakukan dengan membersihkan lahan dari sisa-sisa jerami padi dan jika dinilai keberadaan gulma juga dapat mengganggu saat pertumbuhan saat pertumbuhan awal tanaman maka dapat dilakukan penyemprotan dengan herbisida saat satu minggu sebelum waktu tanam yang ditentukan.