Loading...

pengujian Tanah

pengujian Tanah

Kondisi tanah sawah saat ini secara umum menghadapi tantangan serius, terutama terkait degradasi lahan, alih fungsi lahan yang masif, dan dampak perubahan iklim. penggunaan pupuk kimia yang terus menerus akan mengakibatkan cepatnya terjadi degradasi tanah yang mengakibatkan penumpukan garam, PH tanah berubah dan matinya mikroorganisme tanah. Untuk itu perlu adanya perbaikan untuk Kembali memulihkan tanah sawah agar bisa sehat Kembali, karena tanah merupakan salah satu faktor yang bisa menunjang untuk meningkatkan produktivitas.

                                Pada kegiatan kursus tani DAK Non fisik yang di laksanakan di BPP Limbangan para peserta di lakukan diskusi mengenai permasalahan tentang tanah dan di adakan pengujian sampel tanah sawah secara langsung dengan menggunakan PUTS ( Perangkat Uji Tanah Sawah). Ada pun materi yang di bahas pada kegiatan tersebut yaitu :

1.       Pergerakan tanah sebagai system penunjang produksi budidaya tanaman

2.       Pembahasan profil tanah yang meliputi pergerakan lapisan (Horizon) tanah serta karakter setiap horizon tanah yang cocok untuk kegiatan budidaya tanaman

3.       Pembahasan PH dan KTK tanah sebagai salah satu indicator kesuburan kimia tanah serta hal hal yang mempengaruhi kesuburan kimia tanah

4.       Pembahasan mikroorganisme sebagai salah satu indicator kesuburan biologi tanah serta jenis- jenis bakteri/mikroorganisme yang dapat meningkatkan kesuburan tanah

5.       Penenalan unsur-unsur kimia tanah yang di butuhkan oleh tanaman sebagai unsur hara yang menunjang produktivitas tanaman

6.       Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas dan kesuburan tanah dari sifat fisik, kimia dan biologi tanah

7.       Sample Tanah yg diuji adalah tanah sawah pasca panen di blok gombong ds. Surabaya.

Karakkteristik tanah

- tekstur lempung berliat

- warna tanah sedikit terang

- Horizon kambik

- sedikit genbur, ketika kering mengeras

Hasil uji Tanah PUTS :

- N rendah

- P Sedang

- K Rendah

- pH Sedikit masam

Berdasarkan karakteristik tanah dan unsur hara untuk sementara kelas tanah termasuk Inspetisols (Harus Uji Lanjut)

Untuk Potensi pertanian relatif subur dan dapat diperbaiki dengan input bahan organik serta pemberian kapur pertanian

Potensi dapat dimaksimalkan dengan input unsur hara yg tepat (input anorganik) untuk menunjang pertumbuhan tanaman, krn pada dasarnha Inceptisols sedikit miskin unsur hara.

 

 

Sumber : Fitra C Buwana, SP. MP (KTU UPT wilayah V Kec. BL. Limbangan)

Penulis : Ela Nurlaela, SP