Bondowoso, 8 Maret 2012, Bertempat di halaman Sekretariat Gabungan Mitra Tani Balai Penyuluhan Maskuning telah dilaksanakan Pengukuhan Paguyuban Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Karya Sejahtera Dan Peresmian Pemanfaatan Prasarana Dan Sarana Pertanian Kabupaten Bondowoso, hadir pada kesempatan tersebut adalah Bupati Bondowoso,Ketua DPRD, Kepala SKPD LIngkup Pertanian, Kepala Kantor Kecamatan Pujer, Penyuluh Pertanian se Kabupaten Bondowoso, Ketua Gapoktan Masing-masing BPP 10 (sepuluh) orang Ketua Kelompok Tani seluruh Kecamatan Pujer Kabupaten Bondowoso dan masyarkat sekitar lokasi kegiatan. Ir. Wahyudi Triatmadji selaku Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bondowoso menyampaikan bahwa sudah menjadi komitmen Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan dan Dinas Lingkup Pertanian bahwa pembangunan Sumber Daya Manusia Pertanian menjadi suatu entri point untuk suksesnya pembangunan pertanian, untuk itu mohon berkenan Bapak Bupati bisa memberikan pengarahan dan sekaligus mengukuhkan Paguyuban Gabungan Kelompoktani Karya Se-Kabupaten Bondowoso. Selain dari itu Ir. Wahyudi Triatmadji melaporkan kepada bapak Bupati melalui Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementrian Pertanian, Bondowoso pada tahun 2011 mendapatkan bantuan pengembangan UPPO (Unit Pengolah Pupuk Organik) untuk 5 Kelompoktani dan 1 Gapoktan yaitu; Kelompoktani Sari Makmur 7 desa Pakisan Kec.Tlogosari; Kelompoktani Suka Tani 2 desa Mangli Kec. Pujer; Kelompoktani Karyatani 2 desa Karang Melok Kec.Tamanan; Kelompoktani Rimba Jaya desa Bandilan Kec.Prajekan; Kelompoktani Sumber Rejeki 1 desa Sumbersari Kecamatan Maesan dan Gapoktan Al-Barokah desa Lombok Kulon Kec.Wonosari. Sedang Bupati Amin Said Husni beliau menyampaikan rasa bersyukur dapat hadir pada acara ini sehingga dapat langsung bertatap muka dengan paguyuban Gapoktan Karya Sejahtera Kabupaten Bondowoso yang baru saya kukuhkan. Sejalan dengan adanya peraturan menteri pertanian nomor : 273/kpts/ot.160/4/2007 tentang pedoman pembinaan kelembagaan petani diharapkan pembinaan kelompok tani diarahkan pada penerapan sistem agribisnis, peningkatan peran serta petani dan anggota masyarakat perdesaan lainnya dengan menumbuh kembangkan kerjasama antar petani dan pihak lainnya yang terkait untuk mengembangkan usaha taninya. Sejalan dengan hal tersebut diatas pemerintah Kabupaten Bondowoso berusaha menjembatani kepentingan antar petani dalam wadah paguyuban Gapoktan harapannya dapat menciptakan susana saling kenal, saling mempercayai dan selalu berkeinginan untuk bekerja sama, menciptakan suasana keterbukaan dalam menyatakan pendapat dan pandangan diantara anggotanya untuk mencapai tujuan bersama. Selain dibutuhkan kelembagaan yang mantap dukungan dari penyuluhan pertanian sangat diharapkan sehingga mampu melengkapi kemampuan Gapoktan dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan serta pelaku usaha di sektor pertanian. Dalam rangka terus memajukan sektor pertanian utamanya sub sektor tanaman pangan dan hortikultura pemerintah Kabupaten Bondowoso berusaha untuk memfasilitasi kepentingan petani dalam bentuk program dan kegiatan diantaranya kegiatan pertanian dari hulu sampai dengan hilir baik berupa informasi dan teknologi, modal usaha, usaha tani secara komersial dan berorientasi pasar, jalinan kerja sama antara kelompok tani dengan pihak lainnya, pelatihan-pelatihan dalam bentuk sekolah lapang maupun prasarana dan sarana lainnya. Saudara-saudara yang saya hormati, Dari serangkaian kunjungan kerja yang sudah saya lakukan banyak keberhasilan-keberhasilan yang sudah dilakukan oleh petani/kelompok tani/gabungan kelompok tani. Petani bisa memanfaatkan sumberdaya alam yang ada menjadi produk sampingan yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi sehingga di satu sisi mampu memberikan nilai tambah bagi usaha taninya. Saya sangat bangga dan memberikan apresiasi yang tinggi terhadap petani-petani di Kabupaten Bondowoso yang mampu menunjukkan prestasi bahkan sampai ke tingkat nasional. Petani sudah menunjukkan kinerja yang bagus terutama dalam melaksanakan usaha taninya diantaranya petani sudah membuat sendiri pupuk organik dengan memanfaatkan limbah organik baik berupa jerami, kotoran sapi dan limbah organik lainnya. Petani sudah bisa membuat pestisida nabati, agensia hayati yang semuanya ini sangat mendukung kebijakan pemerintah Kabupaten Bondowoso dalam melaksanakan gerakan botanik. Diharapkan dengan kegiatan ini Kabupaten Bondowoso sebagai penghasil beras mampu meningkatkan produksinya sehingga nanti petani tidak lagi menjual padi dalam bentuk gabah kering panen tetapi sudah dalam bentuk beras kemasan yang mampu memberikan nila tambah yang cukup tinggi bagi petani. Selain itu yang perlu diperhatikan dalam rangka pengarusutamaan gender adalah gerak wanita tani di Kabupaten Bondowoso. Syukur alhamdulillah ternyata wanita tani juga sudah dapat menunjukkan kinerjanya melalui pengolahan hasil-hasil pertanian utamanya produk hortikultura menjadi produk olahan yang dapat memberikan nilai tambah. Semua keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan semua pihak termasuk dari dinas lingkup pertanian terutama petugas lapangan baik PPL, Mantri Tani maupun petugas POPT. Untuk itu sekali lagi saya ucapkan terima kasih. Pada kesempatan yang baik di siang hari ini sekali lagi saya menghimbau kepada seluruh pelaku pertanian baik petani/kelompok tani/Gapoktan dan dinas lingkup pertanian baik kabupaten maupun petugas lapangan untuk bersinergi bersama-sama membangun pertanian di Kabupaten Bondowoso dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada menjadi produk pertanian yang bernilai ekonomi tinggi. Penulis; DAELIMI Penyuluh Pertanian Muda Kabupaten Bondowoso.