Loading...

Pengukuran pH Tanah, P, K dan C-Organik Menggunakan Perangkat Uji Tanah Kering (PUTK)

Pengukuran pH Tanah, P, K dan C-Organik Menggunakan Perangkat Uji Tanah Kering (PUTK)
Penulis: Masta Indah Munthe dan Putri Irawati Sibagariang Manfaat Uji Tanah dengan PUTK: 1. Mengetahui status kesuburan tanah (N, P, K) secara cepat di lapangan 2. Menentukan dosis pupuk anjuran sesuai kebutuhan tanaman dan kondisi lahan. Perlengkapan: PUTK 1 set (tabung reaksi, rak tabung reaksi larutan pereaksi (C-organik, P, K, pH), Sendok takar, spatula, beaker gelas, bagan warna (P, K, pH, C- Organik) dan Buku Panduan. Tahapan Uji Tanah: Ambil sampel tanah dari beberapa titik lahan (kedalaman ±20 cm), campur jadi satu Masukkan sampel ke tabung reaksi sesuai petunjuk N, P, atau K Tambahkan larutan pereaksi masing-masing unsur Aduk merata, diamkan 5–10 menit (sesuai petunjuk) Bandingkan warna larutan dengan bagan warna standar pada PUTK Catat hasilnya, lalu lihat tabel rekomendasi pupuk pada buku panduan PUTK Hasil yang diperoleh: Uji Tanah P diperoleh hasilnya rendah, rekomendasi anjuran penambahan SP-36 300 Kg/ Ha Uji Tanah C- Organik diperoleh Hasilnya rendah, rekomendasi anjuran dengan penambahan Pupuk Organik 2 Ton/ Ha Uji Tanah K diperoleh hasinya Ada, Rekomendasi anjuran dengan penambahan Pupuk K 50-75 Kg/ Ha Uji Tanah pH diperoleh hasilnya Agak Masam (pH 5-6), rekomendasi anjuran penambahan dolomit 750 Kg/ Ha