PENGUKURAN pH TANAH DENGAN pH METER
I. LATAR BELAKANG
pH tanah merupakan salah satu faktor penting yang menentukan tingkat kesuburan tanah dan keberhasilan budidaya tanaman. Nilai pH tanah mempengaruhi ketersediaan unsur hara, aktivitas mikroorganisme tanah, serta pertumbuhan dan produktivitas tanaman.
Di Kecamatan Sampara, kegiatan pertanian didominasi oleh tanaman pangan, hortikultura, dan tanaman pekarangan. Namun, sebagian petani belum mengetahui kondisi pH tanah lahannya, sehingga pemupukan dan pengelolaan tanah sering belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan penyuluhan mengenai pengukuran pH tanah menggunakan pH meter sebagai langkah awal pengelolaan tanah yang tepat dan berkelanjutan.
II. TUJUAN PENYULUHAN
- Meningkatkan pengetahuan petani tentang pentingnya pH tanah.
- Memberikan pemahaman cara mengukur pH tanah menggunakan pH meter.
- Mengetahui kondisi pH tanah lahan pertanian di Kecamatan Sampara.
- Mendorong pengelolaan tanah yang tepat sesuai kebutuhan tanaman.
III. GAMBARAN UMUM KECAMATAN SAMPARA
Kecamatan Sampara memiliki karakteristik:
- Wilayah pertanian dan pekarangan rumah tangga cukup luas.
- Iklim tropis yang mendukung budidaya tanaman sepanjang tahun.
- Jenis tanah umumnya digunakan untuk tanaman pangan, sayuran, dan hortikultura.
- Penggunaan pupuk kimia dan organik yang masih perlu disesuaikan dengan kondisi tanah.
Dengan mengetahui pH tanah, potensi lahan pertanian Sampara dapat dimanfaatkan secara lebih optimal.
IV. PENGERTIAN pH TANAH
pH tanah adalah ukuran tingkat keasaman atau kebasaan tanah, dengan skala 0–14:
- pH < 7 : Tanah masam
- pH = 7 : Tanah netral
- pH > 7 : Tanah basa
Sebagian besar tanaman pertanian tumbuh optimal pada pH 5,5 – 7,0.
V. PENTINGNYA pH TANAH BAGI TANAMAN
- Menentukan ketersediaan unsur hara (N, P, K, Ca, Mg).
- Mempengaruhi aktivitas mikroorganisme tanah.
- Menghindari keracunan unsur tertentu (Al, Fe).
- Meningkatkan efisiensi pemupukan.
VI. ALAT DAN BAHAN PENGUKURAN pH TANAH
Alat:
- pH meter tanah (digital)
- Gelas/wadah plastik
- Air bersih (air suling bila tersedia)
Bahan:
- Contoh tanah dari lahan pertanian
VII. TEKNIK PENGUKURAN pH TANAH DENGAN pH METER
1. Persiapan Alat
- Pastikan pH meter dalam kondisi bersih.
- Kalibrasi pH meter sesuai petunjuk alat (jika diperlukan).
2. Pengambilan Contoh Tanah
- Ambil tanah pada kedalaman ± 10–20 cm.
- Hindari tanah yang terlalu basah atau kering.
- Ambil beberapa titik lalu dicampur merata.
3. Prosedur Pengukuran
- Masukkan tanah ke dalam wadah.
- Tambahkan air bersih hingga tanah menjadi lembab atau berlumpur.
- Celupkan ujung pH meter ke dalam tanah.
- Tunggu hingga angka stabil.
- Catat hasil pengukuran.
4. Pembersihan Alat
- Bersihkan sensor pH meter setelah digunakan.
- Simpan alat di tempat yang aman.
VIII. INTERPRETASI HASIL pH TANAH
- pH < 5,5 : Tanah masam (perlu pengapuran)
- pH 5,5 – 6,5 : Cukup baik untuk sayuran dan tanaman pangan
- pH 6,5 – 7,0 : Sangat baik untuk sebagian besar tanaman
- pH > 7,0 : Tanah basa (perlu penambahan bahan organik)
IX. POTENSI DAN TINDAK LANJUT DI KECAMATAN SAMPARA
Dengan mengetahui pH tanah, petani di Kecamatan Sampara dapat:
- Menentukan jenis tanaman yang sesuai dengan kondisi tanah.
- Menyesuaikan dosis dan jenis pupuk.
- Menggunakan kapur pertanian/dolomit pada tanah masam.
- Meningkatkan penggunaan pupuk organik untuk memperbaiki tanah.
- Meningkatkan hasil dan kualitas produksi pertanian.
X. TANTANGAN DAN SOLUSI
Tantangan:
- Petani belum terbiasa menggunakan pH meter.
- Keterbatasan alat.
Solusi:
- Pelatihan dan praktek langsung di lahan.
- Pengadaan pH meter secara kelompok (KWT/Gapoktan).
- Pendampingan oleh penyuluh pertanian.
XI. PENUTUP / KESIMPULAN
Pengukuran pH tanah menggunakan pH meter merupakan langkah sederhana namun sangat penting dalam pengelolaan lahan pertanian. Dengan mengetahui kondisi pH tanah, potensi pertanian di Kecamatan Sampara dapat dikembangkan secara optimal, efisien, dan berkelanjutan.
Diharapkan melalui penyuluhan ini, petani mampu mengukur dan memahami pH tanahnya sendiri serta menerapkan pengelolaan tanah yang lebih baik.
Slogan Penyuluhan: "Kenali pH Tanah, Tingkatkan Hasil Panen"
Penulis :
EDY SISWANTO, SP., MP