Penyuluh Pertanian bersama Petani melakukan pengukuran ph tanah untuk memulai tahapan penanam, bertujuan untuk mengetahui berapa kondisi ph di lahan tersebut sehingga petani dapat memberikan dosis pupuk yang tepat pada lahan yang akan di tanam. untuk didesa langkat rata - rata ph tanah yakni dari 4 s/d 5 ini marupakan tingkat ambang batas, sehingga butuh pengapuran ataw menggunakan pemupukan dasar terlebih dahulu sehingga pertumbuhan padi menjadi maksimal. Ada beberapa cara untuk mengukur pH tanah, yaitu dengan menggunakan pH meter atau kertas lakmus, dan dengan menggunakan tanaman liar: pH meter Pastikan elektroda pH meter bersih dan terkalibrasi. Atur tombol suhu pada pH meter sesuai dengan suhu terukur dalam C. Tusukkan ujung pH meter ke dalam tanah di keempat titik ujung lahan dan satu titik di tengah lahan. Hasil pengukuran akan menunjukkan angka yang sudah dirata-ratakan. Kertas lakmus Ambil sedikit sampel tanah dan air bening dengan perbandingan 1:1. Masukkan ke dalam gelas dan aduk-aduk hingga homogen. Biarkan hingga tanah mengendap. Masukkan ujung kertas lakmus ke dalam campuran air dan tanah, tetapi jangan sampai mengenai tanah. Tunggu hingga warna kertas lakmus stabil, lalu cocokkan dengan bagan warna petunjuk. Tanaman liar Perhatikan tanaman yang tumbuh di lahan tersebut. Tanaman yang bisa dijadikan indikator adalah tanaman liar seperti senggani atau keduduk. Lahan pertanian yang banyak ditumbuhi tanaman tersebut menandakan tanah pada lahan tersebut bersifat asam atau memiliki kadar pH yang rendah.