Loading...

Peningkatan Gizi Keluarga Petani READSI Melalui Cooking Class Tahun 2023

Peningkatan Gizi Keluarga Petani READSI Melalui Cooking Class Tahun 2023
Program Rural Empowerment and Agricultural Development Scaling-up Initiative (READSI) merupakan pengembangan (scaling up) program Rural Empowerment And Agricultural Development yang telah dilaksanakan selama 5 tahun (2019 – 2023) di Provinsi Nusa Tenggara Timur khususnya pada kabupaten Kupang dan Belu. Pelaksanaan kegiatan READSI di daerah mensyaratkan pembiayaan pendahuluan (pre financing) menggunakan dana APBD terlebih dahulu, selanjutnya akan dilakukan pengggantian dana (reimbursement) oleh pemerintah pusat. Peningkatan Kesadaran Perbaikan Gizi Keluarga/Techincal Awareness (Cooking Class dan Sarapan Bersama di sekolah) merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan kabupaten Belu/ DPMO kabupaten Belu dengan tujuan untuk mensosialisasikan pentingnya gizi bagi keluarga dan tata cara menyiapkan menu makan sehat untuk anak usia sekolah dasar (6 – 12 tahun). Kegiatan ini dilaksanakan di 20 Sekolah Dasar yang berada di 20 desa lokasi READSI atau 6 kecamatan dengan melibatkan 489 orang anak dan 489 orang ibu. Manajer DPMO selaku Kepala Bidang Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kabupaten Belu, Farida Bria menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kerja kolaborasi antara Dinas Pertanian daan Ketahanan Pangan Kabupaten Belu dengan Dinas Kesehatan kabupaten Belu, dimana dalam pendampingannya Dinas Kesehatan menunjuk ahli gizi dan petugas Puskesmas kecamatan untuk melakukan sosialisasi sekaligus mempraktekkan cara memasak dan menghidangkan makanan bergizi yang akan meningkatkan IQ anak-anak pada keluarga petani READSI maupun anak-anak sekolah yang ada di sekitarnya. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 (dua) hari di masing-masing Sekolah Dasar dengan materi hari pertama adalah Kegiatan Sarapan Bersama yang dilaksanakan di kelas masing-masing. Setiap siswa dikelas tersebut diwajibkan untuk membawa bekal sarapan dari masing-masing rumah untuk dimakan bersama di kelas/ sekolah. Kegiatan sarapan bersama ini akan didampingi oleh ahli gizi yang kemudian ahli gizi akan mereview komposisi gizi dari bekal yang dibawa oleh siswa untuk selanjutnya diberikan edukasi pola makan sehat. Sedangkan hari kedua akan dilaksanakan kegiatan cooking class, dimana orang tua/ ibu dari siswa akan dipandu oleh ahli gizi untuk menyiapkan menu makan sehat. Menu makan sehat yang dipraktekkan semuanya berbahan dasar Kelor, mengingat kelor merupakan salah satu tanaman yang memiliki nilai gizi yang relative tinggi. Menu yang dipraktekkan adalah 1) Sup Ayam daun Kelor, 2) Puding daun Kelor, 3) Omlet Kelor sambal bawang, 4) Tumis daun kelor, 5) Telur Dadar daun Kelor. Praktek pembuatan menu ini, langsung dipandu oleh ahli gizi setempat dan hasilnya dihidangkan untuk makan bersama siswa dan orang tua. Diharapkan dengan adanya kegiatan Peningkatan Kesadaran Perbaikan Gizi Keluarga/Techincal Awareness (Cooking Class dan Sarapan Bersama di sekolah), akan tersosialisasikannya tata cara menyiapkan menu makan sehat untuk anak usia sekolah dasar dan pentingnya gizi bagi keluarga dan pada akhirmya akan tumbuh siswa-siswa berprestasi dari lokasi program READSI. Semoga Yang Maha Kuasa memberkati segala usaha dan upaya yang dilakukan dalam rangka meningkatkan Kesejahteraan Rumah Tangga Petani pelaksana program READSI. Penyuluh Pertanian Maju, Mandiri, Modern =Ir. Susana K. Laning= Penyuluh Pertanian Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT.