Loading...

PENINGKATAN KAPASITAS PENYULUH SWADAYA MELALUI KEGIATAN DEMONSTRASI PLOT DI KECAMATAN BOTUPINGGE

PENINGKATAN KAPASITAS PENYULUH SWADAYA MELALUI KEGIATAN DEMONSTRASI PLOT DI KECAMATAN BOTUPINGGE
Inovasi teknologi memegang peranan penting dalam kemajuan sektor pertanian. Berbagai inovasi baru yang memungkinkan sektor pertanian berproduksi lebih efektif dan efisien perlu untuk terus dilaksanakan guna mempercepat proses diseminasinya ke petani. Pada tahap ini, peranan penyuluh menjadi sangat penting, tak terkecuali para penyuluh swadaya. Adopsi teknologi-teknologi terbaru sangat tergantung pada kapasitas penyuluh yang baik serta pengetahuan terhadap perkembangan dari inovasi teknologi tersebut. Penyuluh Swadaya sangat strategis karena memiliki berbagai keunggulan, di antaranya adalah pengetahuan dan keterampilan teknologi lebih kuat meski spesifik karena mereka adalah pelaku langsung pertanian di lapangan. Karena ia hidup sehari-hari di tengah komunitasnya, maka diharapkan penyuluh swadaya lebih mampu menciptakan penyuluhan yang partisipatif, lebih mampu mengorganisasikan masyarakat, mampu menjadi penghubung, dan Memiliki nilai lebih pada kepemilikan modal sosial. Guna meningkatkan kapasitas penyuluh swadaya, Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Botupingge melakukan kegiatan Demonstrasi Plot (Demplot) tentang Budidaya Sayuran Organik dengan menggunakan Mulsa Plastik Hitam Perak. Teknologi ini sengaja dipilih mengingat sayuran merupakan salah satu jenis tanaman yang dibutuhkan oleh masyarakat terutama ibu rumah tangga untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga dan bernilai ekonomis tinggi sehingga bisa menambah pendapatan keluarga petani. Lokasi Demplot dilaksanakan di Desa Timbuolo Kecamatan Botupingge Kabupaten Bone Bolango dengan luas 0,20 Ha. Pemilihan lokasi berdasarkan pertimbangan berada sangat strategis dan bisa dijangkau oleh semua masyarakat sehingga sangat cocok sebagai media pembelajaran dan percontohan untuk bisa diadopsi oleh petani. Selain itu lokasi demplot berada tidak jauh dari rumah penyuluh swadaya sehingga pemeliharaan dan pengamatan tanaman bisa dilaksanakan secara optimal. Penulis : Deliyana Olii, SP Penyuluh Pertanian Pelaksana Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Botupingge