Loading...

PENTINGNYA ROUGING DALAM PRODUKSI BENIH BERMUTU

PENTINGNYA ROUGING DALAM PRODUKSI BENIH BERMUTU
Benih bermutu merupakan faktor yang penting dalam menentukan keberhasilkan usahatani. Saat ini benih bermutu dicerminkan oleh keseragaman biji, daya tumbuh dan tingkat kemurnian yang tinggi. Menghasilkan benih bermutu (bersertifikasi) minimum memperhatikan prinsip genetis dan agronomi. Prinsip genetais adalah pengendalian mutu benih internal yang dilaksanakan oleh produsen benih agar tidak terjadi kemunduran genetiknya. Sebaliknya prinsip agronomis adalah tindakan budidaya secara benar agar menghasilkan benih bermutu tinggi, baik kualitas maupun kuantitasnya. Salah satu kegiatan memproduksi benih yang penting dalam mempertahankan mutu benih yang tinggi adalah rouging. Untuk itu rouging perlu dilakukan dengan benar yang dimulai dari fase vegetative sampai akhir pertanaman. Dengan rouging yang benar akan diperoleh benih bermutu dengan tingkat kemurnian genetik yang tinggi. Rouging adalah proses pemeriksaan kondisi tanaman di lapangan dan pembuangan tanaman yang tidak dikehendaki, yang memiliki ciri ciri berbeda dengan tanaman utama yaitu gulma, tanaman species lain, tanaman varietas lain atau tanaman tipe simpang (off simpang). Tanaman ini tidak diterima kehadirannya di areal produksi benih karena akan mengkontaminasi benih yang nanti akan dipanen, sehingga tanaman-tanaman ini harus segera dibuang. Untuk dapat melakukan rouging dengan benar, maka karakteristik tanaman yang diusahakan atau tanaman utama harus diketahui dan dikenali dengan baik agar dalam melaksanakan rouging melalui pemeriksanaan lapang dapat membedakan tanaman utama dengan tanaman beda varietas ataupun tanaman simpang. Karakteristik tanaman secara umum dapat dilihat dari tinggi tanaman, bentuk daun, lebar daun, bentuk pinggir daun, warna daun, warna pelepah, bentuk gabah dan warna gabah. Rouging pada tanaman padi dilakukan beberapa kali. Namun beberapa petani penangkar biasanya hanya melakukan 1 kali rouging pada saat menjelang panen karena menurut mereka pada saat ini karakteristik tanaman varietas lain dengan varietas utama lebih mudah dikenali atau dibedakan. Hal ini tidak direkomendasikan karena dikhawatirkan akan terjadi penyerbukan silang antara tanaman utama yang diproduksi dengan varietas lain dan dikhawatirkan akan mengganggu waktu panen. Pelaksanaan rouging dilakukan 3 kali yaitu pada tahap fase vegetative, fase berbunga dan menjelang panen. Rouging pada fase vegetative (35 – 40 HST) Pada tahap ini, seleksai di dasarkan pada warna, bentuk dan tinggi tanaman. Tanaman yang menunjukkan warna, bentuk dan tinggi tanaman yang berbeda dengan tanaman yang dibudidayakan atau tanaman utama segera dibuang / dicabut. Bentuk, warna dan tinggi tanaman tersebut disesuaikan dengan deskripsi varietas yang dibudidayakan. Selain itu, pada tahapan ini dilaksanakan juga pengamatan pada gulma yang dilanjutkan dengan penyiangan gulma. Disamping itu, tanaman yang berada diluar jalur / barisan juga sebaiknya dicabut. Rouging pada fase berbunga (65 – 75 HST) Pada tahap ini seleksi dilakukan pada tinggi tanaman, warna dan bentuk bunga serta keseragaman saat berbunga. Tanaman padi yang memiliki tinggi tanaman, warna dan bentuk bunga yang berbeda dengan tanaman yang dibudidayakan serta rumpun yang berbunganya terlalu cepat atau lambat, maka rumpun tanamannya segera dibuang Rouging pada fase menjelang panen atau 80% telah menguning (100 – 115 HST Pada tahap ini, tipe tanaman yang dirouging meliputi umur tanaman, tinggi tanaman, bentuk dan letak daun bendera, bentuk dan warna gabah, ujung gabah (berekor/tidak berekor) dan tanaman yang terlalu cepat matang. Pada tahap ini, jika ditemukan rumpun tanaman memiliki bentuk, letak daun bendeta, warna dan bentuk gabah berbeda dengan tanaman yang asli atau yang dibudidayakan, maka segera lakukan pembuangan malai dengan menggunakan alat seperti pisau, gunting, ani-ani ataupun arit. Penyusun : Ir. Sari Nurita (Penyuluh BPTP Kalimantan Barat) Sumber : Anonim, 2014. Rouging. https://www.academia.edu/7612279/Rouging Anonim, 2016. Cara Melakukan Roguing. https://teknologibenih.wordpress. com/2016/06/10/cara-melakukan-roguing/ Anonim, 2019. Tips Rouging Pada Produksi benih Padi Inbrida. http://malut.litbang.pertanian.go.id/index.php/info-teknologi/684-tips-rouging-pada-produksi-benih-padi-Inbrida