Loading...

PENYAKIT BULAI PADA JAGUNG

PENYAKIT BULAI PADA JAGUNG
PENYAKIT BULAI PADA JAGUNG Penyakit Bulai merupakan gejala serangan Oomyceter dari suku Peronosporanceae (downymildew). Khususnya marga Peronosclereospora yang ditemukan pada berbagai anggota rumput-rumputan (Poaceae). Serangan penyakit tersebut telah merambah keseluruh dunia dengan cara menginfeksi tanaman inang, bahakan di daerah tertentu di Indonesia sudah endemik. Ada beberapa penyebab terjadinya serangan penyakit Bulai pada tanaman jagung1. Penanaman varietas jagung rentan bulai. Untuk mencegahnya adalah dengan menanam jagung dengan varietas unggul tahan bulai (berlabel, bersertifikasi) yang direkomendasikan dari hasil penelitian resmi.2. Penanaman jagung yang selalu berkesinambungan, solusinya dengan pengaturan pola tanam agar memutuskan siklus hidup penyakit, misalnya rotasi tanaman/tumpang gilir (multiple cropping) jagung-padi-kedelai-jagung)3. Efektivitas fungisida rendah. Cara mengatasinya adalah dengan mengaplikasikan fungsida asli (label) dari kios resmi sesuai rekomendasi secara baik dan benar.4. Tindakan Eradikasi tidak dilakukan. Solusinya dengan pemusnahan total inang tanaman jagung yang terinfeksi, caranya dengan mencabut dan membakar tanaman terinfeksi.Hal lain yang harus diperhatikan petani adalah berjalannya waktu yang relatif lama akan menyebabkan penyakit bulai tahan/resisten terhadap fungsida berbahan aktif metalaksil. Dengan demikian menanam jagung pada waktu yang tepat secara serempak pada areal yang luas merupakan alternatif solusi bijak untuk menyikapi permasalahan tersebut.Semoga informasi ini bermanfaat bagi pembaca diseluruh Indonesia, karena jagung merupakan salah satu target pemerintah mencapai swasembada di tahun 2015 ini. Karena hal ini juga berdampak pada produksi dan produktivitas jagung. Penulis Oleh : Kristiana. SP (BPPKP Kabupaten Batang Hari)