Loading...

PENYAKIT DAN HAMA PADA TANAMAN CABAI RAWIT (Gejala Daun Menggulung ke Bawah dan Pucuk Gosong)

PENYAKIT DAN HAMA PADA TANAMAN CABAI RAWIT (Gejala Daun Menggulung ke Bawah dan Pucuk Gosong)

PENDAHULUAN

Cabai rawit (Capsicum frutescens L.) merupakan tanaman hortikultura yang banyak dibudidayakan karena memiliki nilai ekonomi tinggi dan digunakan secara luas sebagai bumbu masakan. Namun, dalam proses pertumbuhannya, tanaman cabai rawit sering mengalami gangguan berupa serangan hama dan penyakit. Salah satu gejala yang sering dijumpai adalah daun menggulung ke bawah serta pucuk tanaman yang tampak gosong atau mengering. Kondisi ini dapat menghambat pertumbuhan tanaman dan menurunkan produktivitas hasil panen.

PEMBAHASAN

1. Tanaman Cabai Rawit

Cabai rawit adalah tanaman semusim yang tumbuh baik di daerah tropis. Tanaman ini memerlukan sinar matahari yang cukup, air yang memadai, serta pemupukan yang seimbang. Ketidakseimbangan lingkungan atau serangan organisme pengganggu tanaman dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan.

2. Penyakit dan Hama Penyebab Gejala

a. Penyakit Keriting Daun (Virus)

Penyakit keriting daun disebabkan oleh virus, seperti Begomovirus, yang ditularkan oleh kutu kebul.
Gejala:

  • Daun menggulung ke bawah dan menebal

  • Pertumbuhan tanaman kerdil

  • Pucuk tanaman mengering dan tampak gosong

b. Hama Thrips

Thrips merupakan serangga kecil yang menyerang daun muda dan pucuk tanaman.
Gejala:

  • Daun menggulung dan berubah warna

  • Ujung daun dan pucuk tampak kering dan gosong

  • Pertumbuhan tanaman terhambat

c. Tungau (Mite)

Tungau menyerang dengan mengisap cairan daun.
Gejala:

  • Daun menggulung ke bawah

  • Daun tampak kusam

  • Pucuk tanaman rusak dan mengering

d. Faktor Lingkungan

Selain hama dan penyakit, pucuk gosong juga dapat disebabkan oleh:

  • Pemupukan berlebihan (terutama pupuk kimia)

  • Kekurangan air

  • Suhu panas yang tinggi

  • Penggunaan pestisida dengan dosis berlebihan

3. Upaya Pengendalian

a. Pencegahan
  • Menggunakan benih unggul dan sehat

  • Menjaga kebersihan lahan

  • Mengatur jarak tanam yang sesuai

b. Pengendalian Mekanis dan Hayati
  • Memotong dan membuang bagian tanaman yang terserang

  • Menggunakan perangkap serangga

  • Memanfaatkan musuh alami hama

c. Pengendalian Kimia
  • Menggunakan pestisida sesuai jenis hama

  • Mengikuti dosis dan aturan pemakaian

  • Tidak melakukan penyemprotan secara berlebihan

PENUTUP

1. Kesimpulan

Daun cabai rawit yang menggulung ke bawah dan pucuk gosong disebabkan oleh serangan virus keriting daun, hama thrips, tungau, serta faktor lingkungan yang tidak mendukung. Jika tidak dikendalikan dengan baik, serangan tersebut dapat menurunkan hasil panen.

2. Saran

Petani dan pelajar diharapkan dapat mengenali gejala sejak dini dan menerapkan pengendalian terpadu agar tanaman cabai rawit dapat tumbuh optimal.

Penyusun : Gusrianda Aditya. B, S.P. (BPP Kec. Morosi)