Loading...

PENYEMAIAN BENIH PADI SAWAH MENGGUNAKAN TRAY/DAPOG DI DESA HUPU MADA

PENYEMAIAN BENIH PADI SAWAH MENGGUNAKAN TRAY/DAPOG  DI DESA HUPU MADA
PENYEMAIAN BENIH PADI SAWAH MENGGUNAKAN TRAY/DAPOG DI DESA HUPU MADA Dapog/tray adalah tempat tumbuhnya bibit padi yang ditanam secara acak dengan cara ditabur pada media tumbuh untuk disemaikan. Persemaian dengan sistim dapog umumnya dilakukan apabila penanaman dengan menggunakan alat tanam Rice Transplanter Penanaman padi sawah merupakan salah satu tahapan dalam budidaya padi sawah yang membutuhkan tenaga kerja yang cukup banyak serta biaya yang cukup besar pula, sehingga salah satu upaya untuk menekan biaya produksi tersebut perlu dilakukan penanaman menggunakan alat tanam padi/rice transplanter. Selain untuk menekan jumlah dan biaya tenaga kerja, penggunaan alat tanam tersebut dapat dijadikan media untuk mengubah pola pikir petani dari cara tanam acak menjadi tanam secara berbaris/jajar legowo Kondisi saat ini masih adanya asumsi petani bahwa penanaman dengan sistem tanam jajar legowo membuat mereka semakin rugi karena banyak lahan yang tidak tertanam dan biaya tenaga kerja yang lebih mahal. Padahal banyak kelebihan yang diperoleh dengan sistem tanam jajar legowo diantaranya adalah populasi tanaman lebih banyak, mudah dalam pemeliharaan, sirkulasi udara lebih lancar, serta dapat meningkatkan produktivitas per tanaman. Sehingga upaya untuk menggugah para petani agar mau melaksanakan sistem tanam jajar legowo, maka di Kelompok Tani Usaha Tani, Desa Hupu Mada, Kecamatan Wanukaka, Kabupaten Sumba Barat, Provinsi NTT dilakukan demonstrasi cara penggunaan alat tanam/rice transplanter Langkah awal penggunaan alat tanam tersebut adalah penyemaian benih menggunakan dapog/tray. Proses penyemaiannya adalah sebagai berikut : Alat dan bahan yang dipersiapkan adalah tray, kertas koran sebagai alas media, media semai, serta benih padi yang telah direndam dan ditiriskan. Alat tray diisi media semai berupa tanah dan pupuk organik yang sudah diayak. Setelah itu benih padi yang sudah siap, ditebar di permukaan media semai secara merata. Satu tray dibutuhkan 1 (satu) gelas air mineral gelas. Satu hektar lahan penanaman diperlukan sekitar 400 tray. Apabila semua tray sudah terisi benih padi, maka tray siap ditempatkan di petakan sawah khusus tempat pesemaian, yang diari macak-macak dan ditutup dengan jerami atau terpal agar tidak terkena sinar matahari langsung. Oleh : Irvanto T. Data,S.TP (KJF Kabupaten Sumba Barat)