Loading...

Penyimpanan Benih Ubikayu

Penyimpanan Benih Ubikayu
Benih ubikayu dalam bentuk batang bersifat bulky dan kadar airnya tinggi, sehingga akan cepat tumbuh tunas dalam penyimpanan. Pertumbuhan tunas dan respirasi benih menggunakan makanan cadangan dalam batang yang menyebabkan terjadinya dehidrasi. Oleh karena itu, daya berkecambah benih ubikayu yang disimpan lama akan cepat menurun. Tunas muda yang tumbuh saat bibit disimpan relatif peka terhadap hama dan penyakit, sehingga benih tersebut berpeluang sebagai pembawa hama/penyakit. Penyimpanan benih sebaiknya tidak lebih dari dua bulan. Untuk menghambat proses penurunan daya kecambah, sebaiknya benih disimpan pada suatu tempat terlindung dengan kelembaban 80 dan suhu 20-230C. Posisi batang diletakkan terbalik atau menutup bagian bekas potongan (ujung dan pangkal) dengan lilin. Pengemasan Stek sebagai Bibit Waktu : - segera setelah batang dipanen dan diikat. Alat/sarana : - kotak/dos dan karung lengkap dengan jarum dan benang. Cara : - batang dipotong samapanjang antara 60-100 cm dan diikat kencang untuk mencegah gesekan yang menyebabkan kerusakan fisik (20-25 batang/ikat). - dibungkus dengan karung basah atau gedebok pisang basah untuk mempertahankan kelembaban dan mencegah gesekan yang menyebabkan kerusakan fisik. - dimasukkan ke dalam kotak kemasan atau karung plastik dan siap dikirim ke pengguna.   Sumber : - Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan dan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Teknologi Produksi Benih Ubikayu dan Ubijalar, Tahun 2000, Bogor.