Loading...

PENYIMPANAN GABAH KERING

PENYIMPANAN  GABAH KERING
Kegiatan penyimpanan gabah kering merupakan salah satu kegiatan yang penting dalam usaha mempertahankan mutu gabah kering dan untuk memperpanjang masa penyediaan bahan pangan.Tujuan penyimpanan adalah untuk memperpanjang masa penyediaan bahan pangan.Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penyimpanan adalah:1. Gabah yang disimpan dengan kadar air maksimum 14 % bersih dari kotoran, gabah hampa maksimal 3 %.2. Menggunakan wadah karung yang bersih dan bebas hama.3. Gudang atau lumbung penyimpanan diusahakan agar dibangun memanjang dari arah timur barat. Untuk menghindari luasnya dinding yang terkena sinar matahari terlalu lama, sehingga gudang cukup sejuk.4. Gudang atau lumbung harus dibersihkan dari hama gudang dan disemprot dengan insektisida yang telah dianjurkan, termasuk dari serangan tikus.5. Sirkulasi udara cukup baik guna menjaga kelembaban dan suhu yang seragam.6. Jika lantai gudang dibuat dari semen, maka harus menggunakan alas kayu, guna menghindari kontak langsung antara wadah gabah dengan lantai semen.7. Dinding gudang dibuat sedemikian rupa, sehingga dapat menghindari hama bersembunyi. Gabah yang akan disimpan harus memiliki kadar air maksimal 14 %. Gudang tempat penyimpanan sebaiknya berlantai semen, kering serta diberi alas kayu dengan ketinggian kira-kira 15 cm. Jadi karung tempat gabah tidak akan bersentuhan langsung dengan lantai, dan peredaran udara di bawah karung dapat berlangsung dengan baik. Gudangpun harus memiliki lubang udara yang cukup sedangkan gabah yang akan digunakan sebagai benih harus dipilih yang benar-benar baik. Kadar air perlu diturunkan lagi menjadi 11 % dengan cara dijemur lagi satu hari.Kemudian gabah dimasukkan ke dalam kantong-kantong plastik dengan ukuran kecil dan kantong ini dimasukkan ke dalam blek atau kaleng, dan ditutup sampai kedap udara menggunakan lilin. Admin Kab. BimaHartanto Ts. SPt.MM. (PP Madya)