Ikhtiar bersama yang terkoordinasi, sinergi, dan sinkron antara pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan dari tingkat nasional, sampai tingkat desa dalam rangka peningkatan populasi, produksi, produktivitas dan kualitas komoditas unggulan sapi, jagung dan rumput laut (PIJAR) dalam rangka peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat (pelaku utama dan pelaku usaha) menuju NTB Bersaing, merupakan satu langkah nyata dari komitmen bersama yang perlu didukung oleh semua elemen masyarakat di Nusa Tenggara Barat baik sebagai pelaku utama, pelaku usaha dan pelaku antara, SKPD terkait dan legislatif yang dapat menganggarkan untuk kegiatan PIJAR ini baik melauli APBN maupun APBD untuk bersama menyatukan tekad mensukseskan dan mendukung program unggulan. Nusa Tenggara Barat yang memiliki lahan kering yang sangat luas dan masyarakatnya sebahagian besar bermatapencaharian sebagai petani dan peternak maka pengembangan komoditas unggulan sapi dan jagung merupakan terobosan yang sangat tepat dalam upaya meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani, karena integrasi usahatani ternak akan sangat menguntungkan petani dimana limbah panen jagung mulai dari brangkasan hingga tongkol jagung dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Sedangkan usaha budidaya rumput laut merupakan usaha agrobisnis yang memiliki prospek yang menjajikan karena memiliki pasar yang sangat potensial baik didalam maupun diluar negeri dan adanya pendirian Sea World Centre. Keunggulan rumput laut di NTB adalah memiliki keraginan relatif tinggi. Penyuluhan pertanian mempunyai kedudukan yang sangat strategis dalam pembangunan pertanian, khususnya dalam pengembangan kualitas pelaku utama dan pelaku usaha. Penyuluhan pertanian adalah proses pembelanjaran bagi pelaku utama dan pelaku usaha agar mereka mau dan mampu menolong dan mengorganisasikan dirinya dalam mengakses informasi pasar, teknologi dan permodalan dan sumberdaya lainnya sebagai upaya untuk meningkatkan produtivitas, efisiensi usaha, pendapatan dan kesejahteraannya. Oleh karena itu penyuluhan pertanian sebagai upaya mencerdaskan kehidupan bangsa dan memajukan kesejahteraan umum adalah merupakan hak asasi warga Negara Republik Indonesia mengingat peranannya yang sangat strategis maka penyuluhan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan kertampilan petani melalui percepatan alih teknologi dan informasi kepada pelaku utama, pelaku usaha dan stakeholder perlu terus di tingkatkan antara lain melalui pemanfaatan teknologi Cyber Extension. Penyuluhan kedepan diharapkan dapat sebagai pendamping bagi petani (sebagai motivator, pembina/pembimbing, fasilitator dan advisor), mampu memberi motivasi, bimbingan dan bantuan kepada petani dalam memecahkan masalah yang dihadapi, sehingga petani ahli di bidang usaha pokoknya, membangun kepemimpinan petani, memperkuat kemampuan manajerial petani, membangun jiwa kewirausahaan petani, serta Menumbuhkan dan memperkuat kelembagaan petani. (Wiwiek-NTB)