Loading...

Penyusunan Materi Cyber

Penyusunan Materi Cyber
Besarnya peranan sektor pertanian dalam menopang perekonomian dalam pembangunan ekonomi ke depan salah satunya ditunjukkan oleh banyaknya jumlah penduduk Indonesia yang menggantungkan hidupnya pada sektor pertanian. Untuk membangun pertanian dibutuhkan SDM yang berkualitas. Tersedianya SDM yang berkualitas merupakan modal utama bagi daerah untuk menjadi pelaku, penggerak pembangunan di daerah. Untuk itu perlu dilakukan peningkatan kualitas SDM pertanian agar kemampuan dan kompetensi kerja masyarakat pertanian dapat meningkat, karena merekalah yang langsung melaksanakan segala kegiatan usaha pertanian di lahan usahanya. Hal ini dapat dibangun melalui proses belajar dan mengajar dengan mengembangkan sistem pendidikan non formal di luar sekolah secara efektif dan efisien di antaranya adalah melalui penyuluhan pertanian. Melalui penyuluhan pertanian, masyarakat pertanian dibekali dengan ilmu, pengetahuan, keterampilan, pengenalan paket teknologi dan inovasi baru di bidang pertanian dengan sapta usahanya, penanaman nilai-nilai atau prinsip agribisnis, mengkreasi sumber daya manusia dengan konsep dasar filosofi rajin, kooperatif, inovatif, kreatif dan sebagainya.Untuk meningkatkan pengetahuan dan memperkaya perbendaharaan informasi bagi penyuluh pertanian, maka diperlukan adanya materi-materi pendukung yang dapat dijadikan acuan oleh penyuluh pertanian di lapangan. Dalam rangka memfasilitasi upaya tersebut, maka Pusat Penyuluhan Pertanian, BPPSDMP melaksanakan kegiatan penyusunan materi Cyber Extention bagi admin pusat yang dilaksanakan di Hotel Hayati Inn, Bogor pada tanggal 9-11 Nopember 2016. Kegiatan ini diikuti oleh 55 orang admin pusat baik dari penyuluh pertanian maupun perwakilan dari eselon III dan IV lingkup Pusat Penyuluhan, BPPSDMP.Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian didampingi oleh Kepala Bidang Ketenagaan dan Kelembagaan Pertanian. Dalam sambutannya Kepala Pusat Penyuluhan menekankan untuk meningkatkan kualitas materi penyuluhan. Diusulkan oleh Penyuluh Pertanian agar cyber extension tampil dalam 2 (dua) bahasa yakni Inggris dan Indonesia. Kepala Bidang Penyelenggaraan Penyuluhan, Pusat Penyuluhan Pertanian, Dr. Rani Mutiara disela-sela acara menyampaikan kebutuhan akan informasi secara cepat dan akurat menjadi satu tuntutan yang tidak dapat dielakkan, untuk itu penyajian dan penyampaian materi dikemas dalam bentuk yang menarik dan mudah diakses. Cyber Extention sebagai salah salah satu sumber informasi dibidang pertanian pada umumnya dan bidang penyuluhan pada khususnya seharusnya dapat diakses oleh siapa saja, baik penyuluh,petani,kelembagaan petani, akademisi, mahasiswa maupun masyarakat umum. Perlu adanya perbaikan baik dari segi tampilan, kemudahan akses, dan isi. Diharapkan melalui Cyber Extention sebagai media informasi dapat meningkatkan aktifitas penyuluhan. Melalui informasi yang baik dan menarik dapat menumbuhkan motivasi juga kegiatan yang langsung oleh petani/kelembagaan petani sehingga kualitas sumber daya manusia pertanian dapat lebih meningkat. (Nurlaily).