Penyuluhan pertanian sebagai suatu sistem pendidikan di luar sekolah bagi para petani maupun kelembagaan petani di pedesaan, hendaknya dapat menjadi wadah di mana mereka belajar sambil berbuat untuk menjadi mau, tahu dan bisa menyelesaikan sendiri masalah-masalah yang dihadapinya secara baik, menguntungkan dan memuaskan. Sebagai proses pendidikan nonformal, yang intinya ingin merubah perilaku dari sasaran penyuluhan itu perlu adanya interaksi komunikasi yang baik antara penyuluh dengan petani maupun kelembagaan petani. Untuk meningkatkan pengetahuan dan memperkaya perbendaharaan informasi bagi penyuluh pertanian, maka perlu adanya materi-materi pendukung yang dapat dijadikan acuan oleh penyuluh pertanian di lapangan. Dalam rangka memfasilitasi upaya tersebut, maka Pusat Penyuluhan Pertanian, BPPSDMP melaksanakan kegiatan penyusunan materi Cyber Extention bagi admin pusat yang Gumilang, Cisarua, Bogor pada tanggal 11-13 Mei 2016. Kegiatan ini diikuti oleh 50 orang admin pusat baik dari penyuluh pertanian maupun perwakilan dari eselon III dan IV lingkup Pusat Penyuluhan, BPPSDMP.Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Bidang Penyelenggaraan Penyuluhan, Pusat Penyuluhan Pertanian, Dr. Rani Mutiara. Dalam sambutannya Kepala Bidang Penyelenggaraan Penyuluhan menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas penyuluh pertanian harus selalu ditingkatkan. Kebutuhan akan informasi secara cepat dan akurat menjadi satu tuntutan yang tidak dapat dielakkan, untuk itu penyajian dan penyampaian materi dikemas dalam bentuk yang menarik dan mudah diakses. Cyber Extention sebagai salah salah satu sumber informasi dibidang pertanian pada umumnya dan bidang penyuluhan pada khususnya seharusnya dapat diakses oleh siapa saja, baik penyuluh,petani,kelembagaan petani, akademisi, mahasiswa maupun masyarakat umum. Penyuluh pertanian hendaknya dapat memenuhi kebutuhan akan informasi-informasi tersebut. Untuk meningkatkan minat pengunjung dan pengguna Cyber Extention, perlu adanya perbaikan oleh pengelola baik dari segi tampilan, kemudahan akses, dan isi. Diharapkan melalui Cyber Extention sebagai media informasi dapat meningkatkan aktifitas penyuluhan. Melalui informasi yang baik dan menarik dapat menumbuhkan motivasi juga kegiatan yang langsung oleh petani/kelembagaan petani sehingga kualitas sumber daya manusia pertanian dapat lebih meningkat. (Nurlaily).