Penyusunan Profil Desa Partisipatif Berorientasi Jender (PRA Desa) Apa Itu Profil Desa? Gambaran tentang keadaan wilayah,kehidupan, kebiasaan, kecendrungan, kebutuhan, aspirasi, potensi dan masalah masyarakat suatu desa. Profil desa disusun melalui pengalaman, belajar bersama yang intensif, singkat dan interaktif.kegiatan penyusunan profil desa di proyek lain biasa disebut PRA (Participatory Rural Appraisal) Untuk Apa Membuat Profil Desa? Untuk mengetahui keadaan awal desa sebagai dasar dalam penyusunan rencana kegiatan masyarakat dan rencana penyuluhan kemitraan desa untuk mendukung pengembangan usaha tani keluarga dan kegiatan kelompok. Kapan Profil Desa Dibuat? Profil desa dibuat dan atau diperbaharui setiap setahun sekali setelah tersusunnya profil keluarga sebagian besar penduduk desa. Siapa YangMenyusun Profil Desa? Anggota masyarakat desa, laki-laki dan perempuan,serta pemuda yang mewakili kelompok tani, dusun, lembaga ekonomi dan lembaga sosial desa, yang dipandu oleh tim petani pemandu atau fasilitator desa. Bila diperlukan dapat dibantu oleh penyuluh pertanian dan motivator LSM. Apa Isi Profil Desa? 1.Sumber daya alam,manusia dan prasarana 2.Kegiatan ekonomi dan sosial (penghidupan) masyarakat 3.Pola usaha tani (sistem usaha tani) masyarakat 4.Lembaga-lembaga sosial dan ekonomi 5.Isu Jender 6.Pola kegiatan musiman 7.Alokasi waktu kegiatan harian 8.Pengetahuan (kearifan lokal) 9.Kebutuhan keluarga miskin 10.Potensi dan kendala 11.Visi dan aspirasi masyarakat Pembuatan Bagan Transek Tujuan : ¢Untuk mempelajari lebih rinci tentang sumber daya ekonomi, lingkungan dan sosial masyarakat. Transek dibuat berdasarkan sumber daya, dan merupakan suatu dimensi yang memotong suatu desa untuk menyusun informasi tata ruang dan keadaan ekosistem dari suatu wilayah Hasil : ¢Bagan transek berisi informasi lebih rinci tentang keadaan kesuburan tanah, sumber daya alam, jenis tanah, hasil produksi, kendala, masalah dan kemungkinan pemecahan masalah di setiap dusun atau hamparan Bahan : ¢Buku catatan, kertas lebar atau papan tulis, spidol atau kapur tulis Urutan Kegiatan 1.Pemandu menjelaskan tentang maksud dan alasan membuat bagan transek 2.Bagi peserta dalamkelompok berdasarkan dusun atau hamparan. Masing-masing kelompok terdiri dari laki-laki atau perempuan 3.Masing-masing kelompok mempelajari peta sumber daya yang telah dibuat, kemudian tentukan garis yang memotong wilayah yang memiliki keragaman tanaman dan ternak paling banyak (ekosistemnya paling beragam). Anggota kelompok dan pemandu membahasnya, kemudian tentukan wilayah mana yang akan dikunjungi untuk dikaji. 4.Masing-masing kelompok membagi tugas anggotanya, misalnya siapa yang akan mengamati dan mencatat tanaman dan tumbuhan, siapa yang akan mengamati jenis tanah,produktivitas lahan, dst. Pada waktu mencatat gunakan istilah lokal yang biasa digunakan oleh masyarakat setempat. 5.Mulailah kegiatan ini sepagi mungkin. Jalanlah melalui jalur yang telah disepakati. Amati dan catat berbagai keadaan yang dilewati. 6.Anggota kelompok membahas hal yang diamati dengan memusatkan pada hal-hal seperti pengelolaan tanah, ketersediaan air, dll. Sehingga diperoleh pemahaman bersama diantara anggota kelompok. 7.Buatlah bagan transek pada kertas yang telah disediakan berdasarkan catatan hasil pengamatan dari setiap kelompok. Catat setiap perbedaan dan perubahan sambil berjalan 8.Kumpulkan bagan transek yang telah dibuat oleh masing-masing kelompok. 9. Indentifikasi masalah-masalah berdasarkan informasi yang diperoleh dari petani atau anggota masyarakat yang dilewati, dengan cara mengajukan beberapa pertanyaan. 10.Pada akhir pembuatan transek,kelompok membuat bagan transek pada kertas atau papan tulis untuk selanjutnya didiskusikan oleh seluruh anggota kelompok. masing-masing anggota kelompok diberi kesempatan menyampaikan pendapat tentang pemecahan masalah yang ditemukan pada pengamatan dilapangan. Bila telah disepakati bagannya, buatlah/salin bagan tersebut pada kertas koran. Langkah-Langkah Kegiatan 1.Tim Pemandu mengumpulkan beberapa tokoh masyarakat dan wakil petani (pria dan wanita) 2.Jelaskan tujuan dan hasil yang diharapkan dari kegiatan ini 3.Bagilah peserta dalam 3 kelompok: Kelompoklaki-laki dewasa,perempuan dewasa, dan pemuda (laki-laki dan perempuan) 4.Masing-masing kelompok membahas nama kelembagaan sosial dan ekonomi yang ada didesa,serta tugas dan fungsinya dalam mendukung pembangunan pertanian di desa 5.Masing-masing kelompok mendiskusikannya keterkaitannya dan besarnya pengaruh/manfaat dari masing-masing kelembagaan satu sama lain (membuat diagram venn). Manfaat digambarkan dengan lingkaran,makin besarnya manfaat, makin besarnya lingkarannya. Hubungan/keterkaitan sosial digambarkan dengan jarak antara lingkaran masyarakat dengan lingkaran lembaga yang dimaksud. 6.Hasil kesepakatan kelompok dibahas bersama, sehingga diperoleh kesepakatan bersama tentang kelembagaan yang ada di desa serta peranannya dalam mendukung pembangunan di des. Oleh ( Suryadi Usman, SP ) BAKORLUH Provinsi Bengkulu