Loading...

Penyusunan ransum ayam buras

Penyusunan ransum ayam buras

LEMBAR PERSIAPAN MENYULUH (LPM)

 

Judul

:

Penyusunan ransum ayam buras

Tujuan

:

Petani dapat memahami fungsi utama pakan

Metode

:

Tatap muka, diskusi

Media

:

Powerpoin, leaflet

Waktu

:

90 menit

Alat/bahan

:

Kertas Koran, spidol

 

No

Pokok Kegiatan

Uraian Kegiatan

Waktu (Menit)

Ket

1.

Pendahuluan

-          Mengucapkan salam

-          Menjelaskan Tujuan pembelajaran

-          Menanyakan kepada peserta tentang pengetahuan dasar fungsi pakan ternak

10

 

2.

Kegiatan Inti

-          Menjelaskan sistem pencernaan unggas

-          Menjelaskan komposisi bahan baku pakan

-          Menjelaskan kebutuhan Protein dan energy metabolism

-          Menjelaskan analisis pasar

-          Diskusi/Tanya jawab

45

 

3.

Penutup

-          Menarik kesimpulan

-          Salam pengakhiran

15

 

 

Sinopsis

 

ö  Dalam usaha peternakan secara umum, 70% biaya produksi diserap oleh suplay pakan

ö  Ransum atau pakan adalah makanan ayam yang disusun berdasarkan kebutuhan nutrisi sesuai system pemeliharaan yang akan diusahakan.

ö  Menentukan ransum yang baik adalah keputusan yang bijak. Yang lebih bijak lagi bagi peternak ayam kampung yaitu membuat ransum dengan harga yang paling murah tapi tetap berpedoman terhadap kebutuhan nutrisi ayam kampung. Semakin bagusnya ransum untuk ayam kampung maka semakin baik pula pertumbuhan dan perkembangan ternak ayam kampung kita.

ö  Pengertian system pencernaan ayam kampung harus dipahami secara utuh guna menentukan jenis pakan yang gampang dicerna oleh saluran pencernaan ayam

ö  Kandungan nutrisi bahan pakan adalah menjadi perhitungan dasar dalam penyusunan ransum disamping harganya yang murah tetapi berkualitas serta keefektifan harus diperhatikan

ö  Keseimbangan Kebutuhan protein dan Energi Metabolis dalam ransum sebagai bahan penyusun ransum harus dihitung sesuai kebutuhan hidup pokok dan kebutuhan produksi

ö  Klasifikasi umur ayam sangat mempengaruhi konsumsi pakan gr/ekr/hr nya, sehingga persentase kebutuhan rata-rata dapat dihitung selama masa pemeliharaan

ö  Perhitungan penyusunan ransum harus mendekati analisis agribisnis yang sempurna

 

MATERI

ö  Kenapa ayam kampung lebih digemari banyak kalangan daripada jenis lain? :

1.      Dagingnya enak dan gurih

2.      Kuantitas Protein, lemak dalam daging sangat tinggi

3.      Telur yang dihasilkan berkhasiat sebagai obat, karena didalam telur tersebut terkandung :

-          48% protein

-          41,2% lemak

-          593 Kkal EM

-          4,1% Air, sisanya

-          Abu sebagai pembentuk cangkang(kulit telur)

4.      Gampang pengembangbiakkannya (pemeliharaannya)

5.       Memiliki kemampuan genetik mampu beradaptasi dengan segala jenis perubahan iklim

6.      Tahan terhadap serangan virus dan bakteri sumber penyakit

7.      Memiliki imunitas yang tinggi(tidak gampang sakit)

8.      Tidak membutuhkan keterampilan dan modal yang besar dalam usaha budidaya

ö  Mengenai konsumsi pakan, perlu diketahui bagaimana proses pencernaan makanan itu sendiri pada ternak ayam

ö  Pencernaan merupakan serangkaian proses yang terjadi didalam saluran pencernaan yaitu memecah bahan makanan menjadi bagian atau pertikel yang lebih kecil, dari senyawa kompleks menjadi senyawa sederhana hingga larut dan dapat diabsorpsi lewat dinding saluran pencernaan untuk memasuki sisitem peredaran darah atau getah bening, selanjutnya diedarkan keseluruh tubuh.

ö  Sistem pencernaan meliputi saluran pencernaan (paruh, mulut, tenggorok, lambung kelenjar, empedal, usus halus, usus buntu, usus besar, kloaka, anus) dan alat tambahan (hati, pankreas, limpa).

ö  Proses pencernaan makanan dimulai dari mematuk makanan menggunakan paruh kedalam mulut dengan dibantu kelenjar saliva makanan diteruskan dengan cepat ke oesofhagus(kerongkongan) selanjutnya masuk ke tembolok

ö  Dalam tembolok makanan disimpan sementara sebelum diteruskan ke Proventriculus

ö  Dalam Proventriculus terjadi pencernaan enzimatis, selanjutnya makanan diteruskan kedalam Gizzard

ö  Dalam Gizzard mengandung material yang bersifat menggiling, seperti grit, karang, dan batu kerikil. Fungsi gizzard adalah untuk mencerna makanan secara mekanik dengan bantuan grit dan batu-batu kecil yang berada dalam gizzard yang ditelan oleh ayam. Partikel batuan ini berfungsi untuk memperkecil partikel makanan dengan adanya kontraksi otot dalam gizzard sehingga dapat masuk ke saluran usus halus

ö  Dalam usus halus terjadi pencernaan makanan yaitu penyerapan zat-zat makanan, digesti, dan absorpsi selanjutnya sisa penyerapan makanan dibuang melalui kloaka

ö  Zat-zat makanan berfungsi untuk

-          Memenuhi kebutuhan hidup pokok

-          Memenuhi kebutuhan produksi

-          Mengganti bagian-bagian jaringan dan sel-sel tubuh yang rusak

 

 

ö  Apa itu kebutuhan hidup pokok? Antara lain  :

-          Pertambahan berat badan

-          Sirkulasi darah

-          Proses pernapasan

-          Proses pencernaan makanan

-          Proses pembentukan kelenjar-kelenjar tubuh

ö  Apa itu kebutuhan produksi? Yaitu :

-          Proses pembentukan telur pada betina

-          Proses produksi spermatogenesis pada jantan

ö  Dalam penyusunan ransum perlu diperhatikan dan dihitung lebih akurat kandungan nutrisi dalam ransum sesuai kebutuhan ayam, terutama :

-          Protein, …didalamnya terkandung zat-zat asam amino esensial sebagai faktor pemacu pertumbuhan dalam proses biologis tubuh ternak

-          Energi metabolis,… sebagai faktor pemacu dalam proses fisiologi tubuh ternak

ö  Untuk kebutuhan pokok dan produksi, maka didalam pakan harus terpenuhi :

-          Karbohidrat,… sumber tenaga untuk setiap aktifitas didalam tubuh dan gerak ayam

-          Lemak,….sebagai pembawa vitamin ADEK

-          Protein,…untuk pertumbuhan, mengganti jaringan dan sel tubuh

-          Mineral,…sebagai zat pembangun pertumbuhan :

ü  Kalsium…. Pembentukan tulang

ü  Natrium…. Mengontrol pergerakan zat-zat makanan

-          Vitamin,.. menjaga kesehatan tubuh

-          Energi Metabolisme,.. berasal dari proses metabolism(pembakaran) : protein, lemak dan karbohidrat, Berguna untuk kegiatan fisiologi, produksi, pernapasan, sirkulasi darah, kontraksi otot dan pencernaan makanan

ö  Klasifikasi umur ayam berpengaruh pada kebutuhan ransum,…:

-          Umur 0-8 minggu, DOC/Starter/anak ayam/baru tetas

-          Umur 9-20 minggu, Dewasa/Grower/sedang

-          Umur 21 minggu keatas, Layer/bertelur/berproduksi

ö  Konsumsi pakan juga dipengaruhi oleh umur ayam,…:

-          Umur 0-56 hari membutuhkan 9-47 gr/ekor/hr, yaitu :

]  Protein      :   21-22%

]  EM             :  2900-3050 Kkal/Kg

-          Umur 57-140 hari membutuhkan 55 gr/ekr/hr, yaitu :

-          ]  Protein      :   19-20%

-          ]  EM             :  2900-3000 Kkal/Kg

-          Umur 141 keatas membutuhkan 112 gr/ekr/hr, yaitu :

-          ]  Protein      :   18-19%

-          ]  EM             :  2800-2900 Kkal/Kg

 

 

 

 

ö  Dalam pembelajaran ini diambil contoh 25 ekr Dewasa (9-20 minggu)

 

No

KOMPOSISI

Faktor Kali

Bahan baku

Protein

(%)

EM

(Kkal/Kg)

Dalam Populasi

(Gr)

Dalam ransum

(%)

Lemak

(%)

Protein

(%)

EM

(Kkal/Kg)

1

Jagung Kuning Giling

9

3.430

18562,5

45

 

4,05

1543,5

2

Dedak halus

10,2

1.630

4950

12

 

1,22

195,6

3

Konsentrat

34

2800

17737,5

43

 

14,62

1204

4

Top mix

-

-

-

-

-

-

-

JUMLAH

 

 

41250

100

 

19,89

2943,10

                                                                       

            Konsumsi rata-rata  :

                                                                                                55 gr/ekr/hr x 25 ekr

                                                                                                1,375 gr x 30hr

                                                                                                41250 = 41,250 Kg

 

ö  Selain itu dianjurkan untuk pemberian sayuran cincang (70 gr/ekor/hr) dan gird/butiran keras

ö  Apa kegunaan sayuran cincang (kangkung, bayam, tauge, selada air dan rermputan) tersebut :

-          Meningkatkan kualitas makan sehingga akan memberikan efek terhadap peningkatan produksi telur, menurunkan kematian ayam dan peningkatan daya tetas telur

-          Mengurangi kasusu kanibalisme, sebab ayam diberi kesibukan mengkonsusmsi sayuran tersebut sehingga tidak lagi memperhatikan dan mengejar ayam yang lain.

ö  Efisisensi penggunaan pakan tergantung pada tehnik saji (cara pemberian) harus diperhatikan :

-          Disediakan tempat makan (tidak dihambura)

-          Diberikan sesuai hasil perhitungan konsumsi rata-rata

-          Waktu pemberian makanan :

1.      Pagi …………. Jam 07-8.30

2.      Sore …………. Jam 14.30-16.00

-          Disediakan tempat minum

-          Dalam air minum dicampurkan vitamin-vitamin yang larut dalam air (B dan C), ditambahkan pula vaksin anti body

ö  Perlu diketahui, apa bila dalam ransum yang disusun kelebihan EM maka konsumsi ransum akan sedikit, hal ini akan mengakibatkan pula kekurangan Asam Amino sebagai  pembentuk Protein, sehingga akan berakibat :

-          Penurunan produksi telur pada betina

-          Vertilitas(daya tetas) telur akan menurun

-          Produksi sperma pada jantan akan terhambat

-          Penurunan berat badan

-          Terjadi molting(luruh bulu)

ö  Kelebihan protein juga dapat berakibat negatif :

-          Penurunan penimbunan lemak tubuh

-          Konsumsi air akan meningkat guna mengeluarkan kelebihan asam urat dalam darah sehingga lantai kandang akan basah terus menerus

ö  Perlu diketahui bahwa Virus dan Bakteri mudah berkembangbiak pada media yang basah

ö  Olehnya itu dalam penyusunan ransum perlu keseimbangan anatara Protein dan EM.

 

ö  Analisis pasar  :

-          Harga bahan baku,

a.       Jagung kuning giling     :   3.000/Kg

b.      Dedak                               :   1.000/Kg

c.       Konsentrat                       :   5.000/Kg

-          Kebutuhan pakan untuk 25 ekr

a.       Jagung kuning giling     :   18562,5       "  18,5 Kg

b.      Dedak                               :       4950        "   5 Kg

c.       Konsentrat                       :      17737,5    "   17,5 Kg

-          Sehingga modal yang dibutuhkan adalah :

a.       18,5Kg x 3.000                             =  Rp.   55.500

b.      5Kg x 1.000                                  =  Rp.     5.000

c.       17,5 x 5.000                                 =  Rp.   87.500

Jumlah            =  Rp. 148.000

 

-          Maka pendapatan adalah:

Penjualan Rp.80.000 x 25 ekor        =  Rp. 2.000.000

Modal                                                =  Rp     148.000

                                    Untung           =  Rp. 1.852.000