PERAN DAN FUNGSI KELOMPOK TANIIr. AbdullahBPP KECAMATAN BUA A. Pengertian KelompoktaniKelompok Tani adalah kumpulan petani-nelayan yang didasarkan atas kesamaan, keserasian satu lingkungan sosial budaya untuk mencapai tujuan yang sama, dengan demikian kelompoktani mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:1. Beranggotakan petani-nelayan;2. Hubungan antara anggota erat;3. Mempunyai pandangan, kepentingan yang sama dalam mengelolah usahataninya;4. Mempunyai kesamaan jenis komoditas usaha;5. Usahatani yang diusahakan merupakan sebuah ikatan fungsional/bisnis;6. Mempunyai tujuan yang sama. B. Ciri-ciri Kelompoktani1. saling mengenal, akrab dan saling percaya diantara sesama anggota;2. mempunyai pandangan dan kepentingan yang sama dalam usahatani;3. memiliki kesamaan dalam tradisi dan atau pemukiman, hamparan usaha, jenis usaha, status ekonomi maupun sosial, bahasa, pendidikan dan ekologi;4. ada pembagian tugas dan tanggung jawab sesama anggota berdasarkan kesepakatan bersama.¨ C. Fungsi Kelompok Tani a. Kelas belajar: Kelompoktani merupakan wadah belajar mengajar bagi anggotanya guna meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap (PKS) serta tumbuh dan berkembangnya kemandirian dalam berusaha tani sehingga produktivitasnya meningkat, pendapatannya bertambah serta kehidupan yang lebih sejahtera. b.Wahana kerjasama: Kelompoktani merupakan tempat untuk memperkuat kerjasama diantara sesama petani dalam kelompoktani dan antar kelompoktani serta dengan pihak lain. Melalui kerjasama ini diharapkan usaha lainnya akan lebih efisien serta lebih mampu menghadapi ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan. c. Unit produksi: Usahatani yang dilakukan oleh masing-masing anggota kelompoktani, secara keseluruhan harus dipandang sebagai suatu kesatuan usaha yang dapat dikembangkan untuk mencapai skala ekonomi, baik dipandang dari segi kuantitas, kualitas maupun kontinuitas. D. Klasifikasi Kelompok Tani a. Kelas Pemula, merupakan kelas terbawah dan terendah dengan mempunyai nilai 0 sampai dengan 250. b. Kelas Lanjut,merupakan kelas yang lebih tinggi dari kelas pemula dimana kelompoktani-nelayan sudah melakukan kegiatan perencanaan meskipun masih terbatas, dengan mempunyai nilai 251 sampai dengan 500. c. Kelas Madya,merupakan kelas berikutnya setelah kelas lanjut dimana kemampuan kelompoktani-nelayan lebih tingggi dari kelas lanjut yaitu dengan nilai 501 sampai dengan 750. d. Kelas Utama, merupakan kelas kemampuan kelompok yang tertinggi, dimana kelompoktani-nelayan sudah berjalan dengan sendirinya atas dasar prakarsa dan swadaya sendiri. Nilai kemampuan diatas 750. E. Klasifikasi Kelompok TaniBerdasarkan SK Menteri Pertanian No.41/Kpts.OT.210/1/1992, tentang pedoman pembinaan kelompoktani-nelayan, maka pengakuan terhadap kemampuan kelompok diatur sebagai berikut:a. Kelas Pemula, dengan piagam yang ditandatangani oleh Kepala Desa.b. Kelas Lanjut, dengan piagam yang ditandatangani oleh Camat.c. Kelas Madya, dengan piagam yang ditandatangani oleh Bupati/Walikota.d. Kelas Utama, dengan piagam yang ditandatangani oleh Gubernur. F Lima jurus kemampuan kelompok1. Kemampuan merencanakan kegiatan untuk meningkatkan produktivitas usahatani (termasuk pasca panen dan analisis usahatani) para anggotanya, dengan penerapan rekomendasi yang tepat dan memanfaatkan sumberdaya alam secara optimal,2. Kemampuan melaksanakan dan mentaati perjanjian dengan pihak lain3. Kemampuan pemupukan modal dan pemanfaatan pendapatan secara rasional, 4. Kemampuan meningkatkan hubungan yang melembaga antar kelompoktani-nelayan dengan KUD5. Kemampuan menerapkan teknologi dan pemanfaatan informasi serta kerjasama kelompok yang dicerminkan oleh tingkat produktivitas dari usahatani para anggota kelompok