Pendahuluan
Padi merupakan makanan pokok sebagian besar penduduk Indonesia, termasuk di Sulawesi Tenggara. Keberhasilan produksi padi sangat ditentukan oleh penggunaan benih unggul. Benih unggul adalah benih dari varietas yang telah melalui seleksi dan pemuliaan ilmiah sehingga memiliki keunggulan dalam produktivitas, ketahanan terhadap hama dan penyakit, serta adaptasi di berbagai kondisi lingkungan.
Apa Itu Benih Unggul Padi?
Benih unggul padi adalah benih varietas yang memiliki mutu genetik superior dibanding varietas lokal atau benih biasa. Mutu unggul ini mencakup:
Produktivitas tinggi
Tahan terhadap hama dan penyakit utama
Adaptif terhadap kondisi lingkungan
Mutu beras yang baik
Seragam dalam pertumbuhan dan panen
Sejak dikeluarkannya program perbenihan oleh pemerintah, peran varietas unggul semakin penting dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.
Keunggulan Varietas Benih Unggul
Produktivitas Meningkat
Benih unggul mampu menghasilkan produksi lebih tinggi dibanding varietas lokal biasa, mencapai 8–10 ton/ha atau lebih pada kondisi optimal.
Ketahanan terhadap Hama dan Penyakit
Banyak varietas unggul yang dikembangkan untuk tahan atau toleran terhadap hama wereng, hawar daun bakteri (HDB), blas, dan penyakit lainnya. Hal ini dapat mengurangi biaya pestisida dan risiko kehilangan produksi.
Adaptasi Lingkungan Luas
Varietas unggul dirancang agar dapat tumbuh baik di berbagai jenis lahan (irigasi, tadah hujan, rawa pasang surut), serta toleran terhadap stres lingkungan seperti kekeringan atau genangan.
Mutu Gabah dan Mutu Beras Lebih Baik
Mutu gabah yang tinggi menghasilkan rendemen beras lebih besar dan kualitas nasi yang disukai pasar, sehingga berimbas pada nilai ekonomi produk.
Seragam dalam Pertumbuhan dan Panen
Seragamnya pertumbuhan memudahkan pemeliharaan, pemupukan, pengendalian OPT, dan panen serempak.
Contoh Varietas Benih Unggul Padi Populer
Berikut beberapa varietas padi unggul yang banyak direkomendasikan:
1. Inpari 32
Keunggulan: Tahan HDB, adaptif luas, produktivitas stabil
Cocok untuk: Sawah irigasi dan tadah hujan
Mutu beras: Pulen, disukai pasar
2. Inpari 42
Keunggulan: Adaptif luas, toleran OPT, hasil stabil
Cocok untuk: Berbagai kondisi lahan
Mutu beras: Baik, seragam
3. Inpari 48 Blas
Keunggulan: Tahan terhadap blas
Cocok untuk: Lokasi rawan penyakit
Mutu beras: Bermutu
4. BIMA (7, 9, 19)
Keunggulan: Umur genjah, potensi hasil tinggi
Cocok untuk: Kejar musim tanam
Mutu beras: Pulen
5. Ciherang
Keunggulan: Populer di kalangan petani, rasa nasi pulen
Cocok untuk: Konsumsi lokal dan pasar
Mutu beras: Favorit pasar
Pengaruh Benih Unggul terhadap Produksi Padi
Penggunaan benih unggul dapat memberikan dampak nyata dalam skala pertanian, antara lain:
Peningkatan hasil panen hingga 10–25%
Risiko gagal panen menurun
Biaya produksi dapat ditekan
Kualitas produk pertanian meningkat
Studi dan penerapan di berbagai wilayah menunjukkan bahwa penggunaan benih unggul merupakan salah satu langkah efektif untuk mencapai produksi padi yang berkelanjutan.
Strategi Penyebaran Varietas Unggul
Agar varietas unggul dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh petani, diperlukan langkah-langkah strategis:
Penyuluhan dan Demonstrasi Teknologi (FFD, SLV)
Akses yang memadai terhadap benih bersertifikat
Kemitraan dengan penyedia benih dan distributor
Pelatihan teknis budidaya dan pengelolaan lahan
Tantangan dalam Adopsi Varietas Unggul
Walaupun menawarkan banyak keunggulan, adopsi varietas unggul juga menghadapi beberapa tantangan:
Ketersediaan benih bersertifikat di daerah terpencil
Pemahaman petani terhadap keunggulan varietas
Harga benih yang lebih tinggi dibanding benih lokal
Namun, dengan dukungan kebijakan yang tepat dan program fasilitasi, tantangan ini dapat diatasi.
Kesimpulan
Varietas benih unggul padi adalah salah satu kunci utama dalam meningkatkan produktivitas dan ketahanan pangan. Dengan keunggulan genetika dan adaptasi yang baik, varietas unggul memberikan solusi untuk tantangan produksi padi di berbagai kondisi lahan. Oleh karena itu, pemilihan benih unggul bersertifikat merupakan investasi penting bagi keberhasilan usaha tani padi.
Penutup
Pengembangan dan penggunaan varietas benih unggul harus terus didukung melalui inovasi, penyuluhan, dan kebijakan yang berpihak kepada petani. Dengan demikian, produktivitas pertanian akan meningkat dan ketahanan pangan nasional dapat terwujud secara berkelanjutan.
Sumber: BB Padi (Kementan), IRRI, BSIP Kementerian Pertanian RI.