Dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan nasional, Kementerian Pertanian meluncurkan program Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN), yang difokuskan di 11 propinsi sentra produksi dan meliputi 193 kabupaten/kota. Propinsi Jawa Barat merupakan salah satu sentra produksi beras, sedangkan Kabupaten Bekasi sendiri masih merupakan produsen beras yang cukup tingggi, setelah Kabupaten Indramayu, Kabupaten Karawang dan Kabupaten Subang. Kabupaten Bekasi ditargetkan dapat meningkatkan produksi beras sebesar 7 %. Salah satu keberhasilan peningkatan produksi beras harus ditunjang sistem pangairan lahan tanaman padi sawah. Menurut data dari BPS, luas lahan sawah di Kabupaten Bekasi yang berpengairan teknis mencapai 35.727 Ha, yang berpengairan setengah teknis 11.429 Ha, sedangkan sawah tadah hujan mencapai 7.269 Ha. Tanaman padi sawah memang bukan tanaman air tapi sangat membutuhkan air dalam proses pertumbuhannya. Air adalah salah satu faktor yang sangat menentukan pertumbuhan tanaman, karena selain merupakan bagian dari tanaman, air juga dapat memperbaiki struktur tanah dan dapat menambah kesuburan tanah sebagai media tumbuh tanaman. Jumlah kebutuhan air yang diperlukan tanaman berbeda sesuai dengan jenis tanaman dan periode pertumbuhan tanaman yang diusahakan. Maka pemanfaatan air di tingkat usaha tani perlu dikelola dengan semaksimal mungkin, baik pemanfaatan air dari irigasi teknis, irigasi semi teknis maupun irigasi pedesaan. Pengelolaan irigasi di tingkat usahatani dilakukan oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Mitra Cai. Dengan kata lain P3A Mitra Cai adalah organisasi yang mengelola air irigasi di tingkat usaha tani, baik irigasi teknis, semi teknis maupun irigasi pedesaan sesuai dengan wewenang dan kebutuhan secara tertib dan teratur, sehingga air yeng tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal. Kecamatan Cikarang Timur sendiri mendapatkan 7 titik alokasi perbaikan Jaringan Irigasi Tingkat Usaha Tani (JITUT), Kegiatan rehabilitasi ini dilaksanakan oleh Kelompok P3A Mitra Cai, yang sumber dananya diperoleh dari Pemerintah Daerah Propinsi Jawa Barat melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan Propinsi Jawa Barat. Berikut adalah data kegiatan rehabilitasi JITUT yang telah dilaksanakan oleh Kelompok P3A Mitra Cai yang ada di Kecamatan Cikarang Timur: Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 No Nama P3A Mitra Cai Desa Panjang irigasi yang dapat diperbaiki 1 Jatibaru 06 Jatibaru 65,2 meter (kanan dan kiri) 2 Panyosogan 02 Hegarmanah 210 meter (kanan dan kiri) 3 Balong Tanjung Baru 220 meter (kanan dan kiri) 4 Lunjung Tanjung Baru 220 meter (kanan dan kiri) 5 Selang Cipayung 210 meter (kanan dan kiri) 6 Gandaria Cipayung 210 meter (kanan dan kiri) 7 Jatireja 09 Jatireja 208 meter (kanan dan kiri) 8 Karang Sari 04 Karang Sari 220 meter (kanan dan kiri) 9 Karang Sari 10 Karang Sari 220 meter (kanan dan kiri) Dengan adanya rehabilitasi JITUT ini diharapkan, penggelontoran air ke lahan -lahan sawah tidak terhambat lagi, sehingga lahan sawah tidak menjadi kekeringan dan akhirnya peningkatan produksi dapat terlaksana dengan baik. Pelaksanaan rehabilitasi yang dilaksanakan langsung oleh Kelompok P3A Mitra Cai ini diharapkan agar petani dapat merawat saluran-saluran irigasi tersebut. (Materi ditulis oleh: Nurlita, S.Pt-THLTBPP Kecamatan Cikarang Timur-Kabupaten Bekasi)