LEMBAR PERSIAPAN MENYULUH (LPM)
|
Judul |
: |
Perkandangan Ternak Ayam Buras |
|
Tujuan |
: |
Petani dapat memahami system pemeliharaan, fungsi dan manfaat perkandangan |
|
Metode |
: |
Tatap muka, diskusi |
|
Media |
: |
LEAFLET |
|
Waktu |
: |
90 menit |
|
Alat/bahan |
: |
Kertas Koran, spidol |
|
No |
Pokok Kegiatan |
Uraian Kegiatan |
Waktu (Menit) |
Keterangan |
|
1. |
Pendahuluan |
- Mengucapkan salam - Menjelaskan Tujuan pembelajaran - Menanyakan kepada peserta tentang pengetahuan dasar fungsi kandang |
10 |
|
|
2. |
Kegiatan Inti |
- Menjelaskan system pemeliharaan ayam - Menjelaskan manfaat dan fungsi kandang - Menjelaskan syarat perkandangan - Menjelaskan jenis dan bentuk (konstruksi kandang) kandang - Menjelaskan sanitasi kandang dan kegunaan rumah pakan - Diskusi/Tanya jawab |
45 |
|
|
3. |
Penutup |
- Menarik kesimpulan - Salam pengakhiran |
15 |
|
Sinopsis
Ø Ayam kampung disebut juga ayam buras adalah salah satu jenis ayam yang sudah dipelihara sejak zaman dulu
Ø Indonesia salah satu Negara Tropis identik dengan suhu udara yang cukup tinggi serta kelembaban diatas rata-rata yang dapat menciptakan lingkungan kurang baik untuk ternak ayam Sehingga dalam pembuatan kandang perlu diperhatikan kondisi kering didalam kandang, memberikan cukup fentilasi dan mencegah ayam dari radiasi panas matahari secara langsung.
Ø Olehnya itu dalam rancangan pembuatan kandang harus berdasarkan beberapa hal :
1. System pemeliharaan ternak ayam yang akan di usahakan
2. Syarat-sayarat perkandangan, dan
3. Analisis agribisnisnya
Ø Fungsi dan manfaat kandang itu sendiri adalah salah satu factor penentu dalam rancangan pembuatan kandang sebagai sarana produksi bagi ternak ayam sehingga tujuan kita berternak dapat terwujud
M A T E R I
Ø Sistem pemeliharaan ayam, yaitu :
1. Sistem tradisional
Ayam dipelihara dengan membiarkan bebas disekitar pemukiman, hampir tidak ada perlakuan khusus untuk produksi dan reproduksinya
2. System semi intensif
Ayam dikandangkan pada malam hari saja, belum ada kontrol tentang produksi dan reproduksi
3. System intensif
Ayam dikandangkan secara terus menerus sehingga produksi dan reproduksinya dapat dikontrol secara intensif sampai masa panen
Ø Manfaat dan fungsi kandang
1. Manfaat kandang :
a. Sebagai tempat kontrol
- Recording(Pencatatan)
- Kesehatan ternak
- Reproduksi
- Produksi telur
b. Efisiensi pemberian pakan
- Kuantitas pakan dapat diukur
- Waktu pemberian pakan dapat diatur
c. Menekan pencemaran lingkungan
- Feses dapat dikumpulkan
- Memelihara kebersihan dan keheningan sekitar kandang
2. Fungsi kandang :
a. Tempat berteduh dari panas dan hujan
b. Tempat makan dan minum
c. Tempat berproduksi
d. Melindungi ternak dari binatang buas
e. Melindungi ternak dari pencurian
f. Mengurangi mortalitas
Ø Syarat perkandangan
Kaidah-kaidah yang perlu diperhatikan dalam pembuatan kandang antara lain :
- Topografi, kandang ditempatkan diketinggian dari daerah sekitar
- Posisinya, lintang utara dan lintang selatan agar sinar matahari tepat mengenai kandang pada pagi dan sore hari
- Sirkulasi udara lancar, terdapat popohonan ringan sebagai pelindung dari tiupan angin kencang
- Air dan listrik terjangkau
- Akses tranportasi dimungkinkan sangat lancar
- 60 meter dari bangunan pemukiman penduduk
- Akses pasar diusahakan lancer
Ø Jenis dan bentuk kandang
1. Jenis kandang
- Kandang system umbaran
Adalah kandang tunggal serta dilengkapi halaman pagar sebagai tempat ayam bebas bermain
- Kandang system batteray
Adalah kandang ganda, kotak bersusun. Lebih di arahkan pada peternakan intensif
2. Bentuk kandang
a. Ukuran kandang
1. Kandang litter padat smen :
- Panjang x lebar ; 4x6m….4x8m……6x10m
- Tinggi ; 2,35 m
- Terdapat lorong dibagian tengah kandang
2. Kandang slat panggung
- Panjang x lebar ; 4x6m….4x8m……6x10m
- Tinggi ; 2,35 m
- Jarak dari tanah ; 1-1,5m
- Terdapat lorong dibagian tengah kandang
3. Kandang baterayy
- Panjang x lebar ; 4x6m….4x8m……6x10m
- Tinggi ; 2,35 m
- Batteray disusun segitiga, 3-4 tingkat
- Terdapat lorong dibagian tengah kandang
b. Konstruksi Kandang
- Bahan bangunan yang digunakan minimal murah tetapi kuat
- Ventilasi uadara harus memadai, untuk menjaga :
· Kelembaban kandang ……. 60%
· Suhu ruangan ……. 21-28oC
- Dinding, dapat dibuat dari rang kawat, jeruji kayu/bambu. Disaat cuaca dingin dinding dapat ditutup dengan terpal atau bahan pelindung lainnya
- Atap, dapat menggunakan bahan yang dapat meredam panas sinar matahari, rumbia atau asbes
- Lantai :
· Litter, kandang lantai padat semen 0 meter dari tanah atau lantai panggung. Dilapisi sekam padi+sekam gergaji :
- Ketebalan 3-4cm, semakin tebal alas litternya daya serap air akan tinggi
- Bahan dasar letter yang kering, waktu pemakaina akan lama
- Litter mampu menyerap kandungan air dari feses ternak, sebab lantai yang basah adalah media utama berkembangnya virus dan bakteri sebagai pembawa sumber penyakit
- 12-14 minggu pemakaian alas litter tersebut harus diganti (sudah lembab) dengan bahan yang baru
- Bekas litter tersubut baik digunakan sebagai pupuk kandang terhadap tanaman apa saja
· Slat, kandang lantai Panggung, 1 meter dari permukaan tanah :
- Bahan slat harus tahan terhadap kelembaban
- Lantai dibuat renggang dengan jarak 1-1,2cm, lebar 2cm
- Bahan tersebut dibuat rapi tidak melukai kaki ternak ayam
- Untuk anak ayam, dilapisi rang kawat diameter sempit, agar anak ayam tidak terporosok
- Feses ternak ayam harus dibersihkan setiap pagi hari
- Bagian bawah kandang ada media tampung sementara feses ternak
- Selanjutnya feses tersebut diupayakan tidak mngelurkan aroma amoniak, antara lain :
a. dimasukan dalam lubang penampungan galian tanah
b. disiram dengan air melalui selokan kandang dibuang ke kali kecil, jika ada
- Disekitar kandang ditanami popohonan ringan berfungsi untuk melindungi kandang dari tiupan angin kencang
c. Kelengkapan kandang
1. Tempat makan dan minum
- Pakan dapat ditempatkan pada media tersebut, agar ayam tidak mencakar dan menghamburkan pakan
- Efisiensi penggunaan pakan dapat dihitung
- Air minum dapat ditempatkan pada media tersebut, sehingga kelembaban kandang terjaga
- Memudahkan pemberian vitamin yang larut dalam air (B,C)
- Memudahkan pemberian anti body larut dalam air
2. Tempat bertengger
- Mengurangi kanibalisme, karena perebutan tempat bertengger
- Menekan tingkat stress ayam, karena kebiasaan untuk bertengger
3. Tempat bertelur
- Memudahkan ayam untuk proses bertelur
- Memudahkan peternak untuk mengontrol jumlah dan performans telur
4. Tempat mengeram
- memudahkan proses pengeraman
- dibuat 1 untuk 1
5. Media penerangan
- Memudahkan peternak untuk control pada malam hari
- Memudahkan untuk pengadaan induk buatan untuk ayam baru tetas
- Memudahkan penggunaan alat-alat kandang syarat listrik
d. Kepadatan kandang
- Untuk anak ayam + induk = 2M2/25 Ekr anak ayam+2 induk
- Ayam mudah(darah) = 1M2/15 ekr
- Dewasa (petelur) = 1,75M2/8 ekr betina+2jantan
Ø Sanitasi kandang
- Kandang dibersihkan setiap hari
- Terutama tempat makan dan minum harus steril setiap hari
- Fumigasi,….. yaitu sterilisasi dengan cara mengadakan penyemprotan menggunakan bahan aktif pembunuh bakteri dan virus
- Fumigasi dilakukan setiap 3 bulan sekali
- Disekitar kandang dibuat lubang sebagai media tampung feses ayam
Ø Rumah pakan
- Dibuat terpisah dari kandang utama
- Berfungsi :
a. Sebagai tempat penyimpanan bahan makanan
b. Melindungi bahan makanan dari tikus dan sejenisnya
c. Melindungi bahan makanan dari kontaminasi bakteri
d. Memudahkan untuk kontrol persediaan bahan makanan
Ø Peralatan pendukung
Berguna untuk mendukung kegiatan pembersihan dan sanitasi kandang, antara lain :
- Pacul
- Skopang
- Sapu lidi
- Hands prayer
- Spatu boots
- Kos tangan
- Masker
Ø Analisis agribisnis
- Pengadaan bahan bangunan kandang harus ditekan sekecil mungkin tetapi kualitas kandang adalah penting demi kelangsungan usaha
- Perlu ada perhitungan awal sebelum rancang bangun
Ø Kesimpulan
1. Kandang yang akan dibuat berdasarkan sistem pemeliharaan ayam yang akan diusahakan
2. Bahan yang digunakan adalah kuat tahan lama tetapi murah, tidak mengurangi fungsi dan manfaat kandang