PERKUAT BALAI PENYULUHAN KECAMATAN SEBAGAI POS P2BN
Balai Penyuluhan Kecamatan merupakan garda terdepan dari pelaksanaan system penyuluhan pertanian di lapangan. Oleh karena itu, unit pelayanan ini perlu ditingkatkan peranannya menjadi pos simpul koordinasi dalam Program Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN) menuju surplus 10 juta ton di tahun 2014. Untuk mengoptimalkan peran Balai Penyuluhan kecamatan sebagai posko P2BN di tingkat kecamatan diperlukan peningkatan kapasitas Balai Penyuluhan melalui: 1. Pembentukan tim pelaksana P2BN tingkat kecamatan. 2. Penyusunan mekanisme dan tata hubungan kerja P2BN tingkat kecamatan 3. Dukungan prasarana dan sarana serta pembiayaan Balai Penyuluhan tingkat kecamatan. 4. Penyusunan system pelaporan P2BN tingkat kecamatan. 9 (sembilan) Langkah Operasional Posko P2BN Dalam rangka mewujudkan surplus beras 10 juta ton di tahun 2014 langkah - langkah yang harus dilaksanakan oleh Balai Penyuluhan Kecamatan adaah sebagai berikut: 1. Kepala Balai, Kepala UPTD, petugas POPT, PHP, petani dan petugas lainnya harus menyusun rencana kerja penyuluhan / matriks program. 2. Latihan teknis agribisnis padi bagi penyuluh dibalai penyuluhan kecamatan oleh penyuluh kabupaten, peneliti pendamping,,dan narasumber lainnya. 3. Kunjungan penyuluh ke Poktan / Gapoktan (lokasi SL-PTT dan pemberdayaan petani melalui demfarm padi). 4. Pengamatan tetap dan keliling oleh POPT-PHP. 5. Pengawasan saprotan oleh kepala UPTD, supervisi dan monitoring oleh kepala Balai / supervisor. 6. Pertemuan koordinasi tingkat kecamatan yang dipimpin oleh camat. 7. Rembug tani. 8. Penyusunan dan penyebarluasan informasi teknologi spesifik lokasi oleh Balai Penyuluhan. 9. Pelaksanaan Demplot / kaji terap oleh Balai Penyuluhan kecamatan. Agar Balai Penyuluhan Kecamatan sebagai Pos Simpul Koordinasi dapat berfungsi dengan baik maka tata hubungan kerja tim Pelaksana P2BN tingkat kecamatan perlu diberdayakan dibawah komando Camat. Bentuk dari pada tata hubungan kerja tersebut seperti Gambar di bawah ini. . Untuk mewujudkan keberhasilan Balai Penyuluhan sebagai Posko Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN) diperlukan kemitraan sinergitas dan koordinasi dari semua pemangku kepentingan, dukungan sarana dan prasarana serta pembiayaan Balai Penyuluhan, serta Motivasi, dan Kerja keras penyuluh, POPT, kepala UPTD dan komponen terkait Sumber : Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Kemtan RI Penulis : Arman Moenek (Penyuluh Pertanian Madya)