Loading...

Perontokan Padi Dengan Cara Digebot

Perontokan Padi Dengan Cara Digebot
Perontokan merupakan tahap penanganan pasca panen setelah pemotongan, pemupukan dan pengumpulan padi. Pada tahap ini, kehilangan hasil akibat ketidaktepatan dalam melakukan perontokan dapat mencapai lebih dari 5%. Perontokan padi dengan cara digebot Gebotan merupakan alat perontok padi tradisionil yang masih banyak digunakan petani. Bagian komponen alat gebotan terdiri dari: (a) Rak perontok yang terbuat dari bambu/kayu dengan 4 kaki berdiri di atas tanah, dapat dipindah-pindah. (b) Meja rak perontok terbuat dari belahan bambu/kayu membujur atau melintang dengan jarak renggang 1 - 2 cm. (c) Di bagian belakang, samping kanan dan kiri diberi dinding penutup dari tikar bambu, plastik lembaran atau terpal sedangkan bagian depan terbuka. Berikut ini cara perontokan padi dengan alat gebot : (a) Malai padi diambil secukupnya lalu dipukulkan/digebot pada meja rak perontok ± 5 kali dan hasil rontokannya akan jatuh di terpal yang ada di bawah meja rak perontok. (b) Hasil rontokan berupa gabah kemudian dikumpulkan. Sumber : Bank Pengetahuan Tanaman Pangan Indonesia, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian 2010