Pendahuluan
Persemaian cabai rawit dapat dilakukan dengan sangat mudah dan cara ini adalah cara penanaman yang sangat praktis karena tidak memerlukan lahan dan perawatannya pun lebih mudah. Menanam cabe rawit dalam polybag dapat menjadi alternatif cerdas untuk tetap bisa membudidayakannya walaupun tidak mempunyai lahan yang luas.
Khasiat mengagumkan tersebutlah yang membuat banyak orang gemar mengkonsumsi cabe. Hal ini tentunya membuka peluang besar terhadap petani cabe dan perindustrian yang mengolah cabe.
.
Cara Memilih Bibit Cabe Rawit Unggul
Di dalam proses penanaman cabe rawit tentunya kualitas hasil tanaman juga bergantung dari bibit yang digunakan. Apabila bibitnya unggul tentu hasil panennya pun juga unggul, dan apabila bibit panennya jelek tentu hasilnya pun juga jelek dan bahkan terkadang tidak dapat tumbuh dengan baik. Oleh sebab itu pemilihan bibit itu sangatlah penting. Berikut ini adalah cara memilih bibit cabe rawit unggul.
Ciri Bibit Cabe Unggul
· Pertumbuhan bibit serempak atau seragam
· Bibit cabe yang unggul tetap tahan dan tidak mati meski dipindahkan. Kebanyakan pada bibit-bibit biasa akan mati pada saat dipindahkan pada tempat lain yang terjadi pada proses persemaian menuju ke proses penanaman. Namun bibit yang berkualitas tinggi tidak akan mati meski dipindahkan pada tempat yang baru.
· Bibit cabe yang unggul akan tumbuh lebih cepat
· Memiliki akar yang sangat banyak. Hal ini dikarenakan akar sebagai alat transportasi untuk menyalurkan makanan dari dalam tanah kepada bagian tanaman yang lainnya sehingga banyak akar akan jauh lebih baik daripada bibit yang akarnya sedikit.
· Fisik bibit sangat kokoh dan warnanya sangat hijau.
· Tahan terhadap gulma, hama, dan penyakit.
· Tidak berpengaruh terhadap perubahan iklim. Bibit yang jelek dapat mati pada saat iklim berubah dari musim penghujan menuju musim kemarau. Namun hal tersebut tidak akan terjadi pada bibit cabe yang berkualitas.
· Memiliki produktivitas tinggi.
Syarat Biji Cabe Dari Tanaman Induknya
· Biji harus diambil dari cabe yang di petik dari cabang bagian bawah tanaman. Biji seperti ini nantinya akan mudah tumbuh ketika selesai disemaikan.
· Biji diambil dari cabe yang sudah masak dan dari cabe yang memiliki kulit mengkilap.
· Biji diambil dari cabe yang memiliki ukuran lebih besar.
· Biji diambil dari cabe yang bersih, tidak berbintik, tidak terkena hama dan penyakit.
· Biji diambil dari tanaman cabe yang batang, cabang, rating, dan daun subur.
· Biji diambil dari tanaman cabe yang bebas dari hama dan penyakit.
· Biji diambil dari tanaman cabe yang minimal usianya sudah 7 – 8 bulan agar produksinya nanti berjalan maksimal.
· Biji diambil dari tanaman cabe yang berbuah lebat.
Teknik Persemaian Cabe Rawit
Persemaian ini dapat di awali langsung dengan cara merendam biji cabe ke dalam air yang masih hangat dan dibiarkan selama 30 menit. Jika sudah maka lanjutkan perendaman dengan menggunakan larutan perangsang akar yang dilakukan selama satu hari satu malam. Apabila biji terlihat mengapung maka biji tersebut lebih baik dibuang dan tidak digunakan. Hal tersebut dikarenakan biji yang mengapung tidak akan dapat tumbuh dengan optimal. Jika sudah maka bungkus biji dengan menggunakan kain basah dan diamkan kembali semula satu malam.
Benih cabe rawit dapat disemai di dalam wadah plastik yang berisi media tanam pasir dan pupuk kandang.
Untuk media semai dapat dengan menggunakan pasir dan juga pupuk kandang yang menggunakan perbandingan 1 : 1. Jika sudah maka siram dengan menggunakan cairan perangsang pada akar. Untuk menanam cabe rawit pada proses persemaian ini dapat dilakukan dengan cara satu per satu dan kemudian diberi jarak pada tiap-tiap antar biji. Hal ini dilakukan agar saat dipindahkan ke dalam polybag, benih cabe dapat dicabut dengan mudah.
Setelah disemai dapat ditutupi dengan menggunakan plastik yang sangat tipis. Hal ini untuk mencegah terjadinya gangguan pada biji cabe. Media tanam juga harus dijaga kelembabannya yang dapat dilakukan dengan cara menyiram secara rutin dan meletakkan persemaian cabe pada tempat yang teduh. Apabila bibit cabe sudah bertumbuh bagian daunnya sekitar 4 helai maka bibit cabe sudah dapat dipindahkan ke dalam polybag.
TEKNIK PERSEMAIAN
CABAI RAWIT
Oleh :
DINAS KETAHANAN PANGAN DAN PERTANIAN KABUPATEN KUNINGAN
2025