PERSEMAIANBudidaya terong secara intensif dimulai dari persiapan media semai. Benih terong yang akan ditanam harus berasal dari benih hibrida sehingga hasil yang dicapai nanti lebih optimal. Disaat kita melakukan pemeraman benih terong dengan kertas basah maupun handuk lembab selama 24 jam, kita mempersiapkan media semai yang terdiri dari campuran tanah dan pukan (pupuk kandang) dengan perban-dingan 2 : 1. Penggunaan pestisida bahan aktif metalaksil (Saromyl 35 SD) sebagai pencegah jamur dapat menghindarkan bibit dari penyakit dumping off . Hasil campuran media tersebut dimasukkan ke dalam polybag dengan tinggi ± 8 cm dan diameter 5 cm.PEMBIBITAN • Rendamlah benih dalam air hangat kuku selama 10 -15 menit• Bungkuslah benih dalam gulungan kain basah untuk diperam selama + 24 jam hingga nampak mulai berkecambah• Sebarkan benih di atas bedengan persemaian menurut barisan, jarak antar barisan 10-15 cm• Siapkan campuran tanah dan pupuk kandang halus, kemudian masukkan benih satu persatu ke polibag yang telah berisi campuran tanah dan pupuk kandang halus.• Tutup benih tersebut dengan tanah tipis• Permukaan bedengan yang telah disemai benih ditutup dengan daun pisang/ penutup lainnya• Setelah benih tampak berkecambah muncul, buka penutupnya• Siram persemaian pagi dan sore hari ( perhatikan kelembabannya )• Perhatikan serangan hama dan penyakit sejak di pembibitan jika di perlukan semprot dengan pestisida• Bibit berumur 1-1,5 bulan atau berdaun empat helai siap dipindahtanamkan