PendahuluanDapog/tray adalah tempat tumbuhnya bibit padi yang ditanam dengan cara ditabur pada media tumbuh untuk disemaikan. Persemaian dengan sistim dapog umumnya dilakukan apabila penanaman dengan menggunakan alat tanam Rice TransplanterPembuatan persemaian memerlukan suatu persiapan yang sebaik-baiknya untuk pertanaman produksi benih, sebab benih di persemaian ini akan menentukan pertumbuhan padi di sawah, oleh karena itu persemian harus benar-benar mendapat perhatian, agar harapan untuk mendapatkan bibit padi yang sehat dan subur dapat tercapai. Salah satu titik kritis tanam bibit menggunakan mesin tanam pindah bibit padi (Rice Transplanter) adalah pembuatan persemaian karena memerlukan bibit khusus. Cara pembuatan persemaian berbeda dengan persemaian yang biasa dilakukan saat ini (konvensional). Jenis alat dan bahan yang digunakan: a. Persiapan Tanah : Saringan (mesh 0,5 cm), Skop dan Cetok dan Cangkul) b. Pemilihan Benih: Benih bersertifikat yang berkualitas baik dan Ember/ Drum plastik, sak plastik (tempat pemeraman)c. Persemaian/Pembibitan : Dapog/Tray semai, Alat siram (gembor/sprayer), Pupuk Organik Cair/Hayati dan Pestisida Nabati. Pelaksanaan1. Rendam benih kedalam air di dalam drum dan beri air sampai gabah terendam sekitar 10 cm dari permukaan air. Buang benih yang mengapung seluruhnya. Bilas benih dengan air dan rendam kembali seperti semula. Buang lagi benih yang mengapung. Lakukan 2 sampai 3 kali penggantian air hingga air jernih dan bersih dari benih yang mengapung. Benih direndam dalam air selama 2 hari.2. Setelah 2 hari benih ditiriskan dan dimasukkan sak plastik untuk diperam selama 1-2 hari hingga muncul calon akar.3. Media yang dipergunakan dalam media semai padi dengan tray/dapok adalah tanah yang subur berasal dari pekarangan. Tanah dikeringkan hingga kering betul selanjutnya di hancurkan sampai lembut kemudian disaring dengan kawat saring ukuran 0,5 cm, kemudian Tanah dicampur dengan pupuk organik /pupuk kandang matang dengan perbandingan 1:1, kemudian diaduk rata.4. Ukuran dapog/tray untuk mesin Transplanter mempunyai lebar 30 cm dan untuk mesin Jarwo Transplanter mempunyai lebar 18,3 cm dan panjang sekitar 58 cm. Kebutuhan benih per dapog persemaian adalah ± 200 - 220 gram untuk transplanter biasa dan untuk Transplanter Jarwo 90 -100 gram. Tebal media tumbuh untuk persemaian yaitu 2–3 cm. Tebar bibit secara merata, dahulukan tepi dan sudut dapok/tray kemudian dilanjutkan ke bagian tengah dapog/tray.5. Setelah ditebar merata lakukan penyiraman dengan semprotan spray halus agar benih tidak terlempar atau hanyut.6. Tumpuk tray yang belah berisi benih secara vertikal maksimal tumpukan setinggi 1 meter. Dapog/tray teratas ditutup sak plastik untuk mengurangi penguapan.7. Setelah 2 hari dapog/tray ditata di atas tanah yang rata dengan rapi dan buat jalan untuk memudahkan penyiraman dan pemeliharaan lainnya. Setelah ditata di atas tanah, semaian disiram dengan spray sebanyak 2 sampai 6 kali per hari tergantung kondisi cuaca. Penyiraman harus benar benar basah, hingga air menetes keluar dapog/tray jika diangkat.8. Buat pagar keliling dengan plastik atau kasa untuk menghindari serangan hama tikus dan ayam, jika perlu umpan tikus dengan racun tikus di sudut sudut persemaian.9. Semprot pupuk hayati seminggu sekali. Semprot pesnab bila ada serangan hama dan penyakit.10. Jika ditemukan serangan hama rayap, lakukan penyemprotan pestisida secara bijak11. Umur bibit yang dapat ditanam berkisar 15 –20 hari setelah semai dan tinggi bibit yang disarankan mencapai 15 –20 cm.12. Sebelum dibawa ke lokasi penanaman, hentikan penyiraman minimal 2 jam sebelum dibawa ke lokasi penanaman. Untuk memudahkan pengangkutan semaian dapat digulung. Sehingga Satu dapog/tray bisa menampung 4 gulung semaian.13. Gulungan semai sebaiknya segera ditanam, jangan melebihi 12 jam. Lakukan penggulungan sesuai kemampuan mesin tanam per harinya. Sumber:• Tim Semai Dapog UPJA Maju Mandiri Gempol, Operator Transplanter di masing-masing kelompoktani pengguna, Petani pemanfaat mesin transplanter Kecamatan Gempol – Pasuruan• Penyuluh Wiker BPP Gempol