Loading...

Persiapan Lahan Untuk Menanam Cabai Merah

Persiapan Lahan Untuk Menanam Cabai Merah
Pengolahan tanah ditujukan untuk memperbaiki drainase dan aerasi tanah, meratakan permukaan tanah, dan mengendalikan gulma, sehingga akar-akar tanaman dapat tumbuh dan berkembang dengan leluasa (Hilman dan Suwandi 1992). Untuk keperluan tersebut diperlukan tindakan-tindakan pengolahan tanah yang terdiri atas pembajakan (pencangkulan tanah), pembersihan gulma dan sisa-sisa tanaman, perataan permukaan tanah, serta pembuatan bedengan dan garitan-garitan. Persiapan lahan untuk lahan kering dan sawah diuraikan sebagai berikut: 1) Lahan kering/tegalan : - Lahan dicangkul sedalam 30-40 cm sampai gembur. - Dibuat bedengan-bedengan dengan lebar 1-1,2 m, tinggi 30 cm, dan jarak antar bedengan 30 cm. - Dibuat garitan-garitan dan lubang-lubang tanam dengan jarak (50-60 cm) x (40-50 cm). Pada tiap bedengan terdapat 2 baris tanaman. 2) Lahan sawah: - Dibuat bedengan-bedengan dengan lebar 1,5 cm dan antar bedengan dibuat parit sedalam 50 cm dan lebar 50 cm. Tanah di atas bedengan dicangkul sampai gembur. Dibuat lubang-lubang tanam dengan jarak 50 cm x 40 cm. Sampai saat ini- pengolahan tanah dianggap perlu dan harus dilakukan setiap kali akan bertanam 'cabai merah. Namun, dalam jangka waktu lama pengolahan tanah yang intensif dapat menumnkan produktivitas lahan (Utomo 1999). Pengolahan tanah yang minimum mempakan salah satu cara untuk memelihara produktivitas lahan. Pada umumnya pengolahan tanah minimum dapat meningkatkan hasil pada keadaan lingkungan yang agak kering, tapi dapat menumnkan hasil bila dilakukan pada tanah yang mempunyai drainase buruk. Di Dataran tinggi (jenis tanah Andisol), Sumber : Balai Penelitian Tanaman Sayuran, Budidaya Tanaman Cabai Merah, 2005