Pertemuan Ketiga Sekolah Lapang (SL) Tematik Pertanian Organik di BPP Naibonat Kupang Timur
Pertemuan ketiga Sekolah Lapang (SL) Tematik Pertanian Organik pada BPP Naibonat Kupang Timur yang bertemakan pembuatan pupuk hayati dengan menggunakan MOL telah dilaksanakan pada hari Jumat, tanggal 5 Mei 2023 di lahan lokasi poktan Natalia desa Tanah Putih kecamatan Kupang Timur yang dihadiri oleh petani peserta kegiatan SL sebanyak 30 orang yang berasal dari 10 kelompok tani, para penyuluh pada BPP Naibonat, petugas PBT, Koordinator Penyuluhan pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kupang, Widyaiswara Indonesia (WI) BBPP Noelbaki Kupang selaku pengawal kegiatan SL Tematik Pertanian Organik dan Penyuluh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT. Pupuk hayati adalah pupuk yang mengandung mikroba dan bermanfaat untuk membantu pertumbuhan tanaman. Kebutuhan tanaman akan nutrisi hara dalam tanah itu spesifik. Oleh karena itu, pembuatan pupuk yang terbuat dari tanaman ini sekarang dikembangkan dengan sifat yang spesifik. Kebutuhan utama nutrisi tanaman adalah nitrogen, fosfat, dan kalium yang mampu memacu pertumbuhan tanaman. Pembuatan pupuk hayati yang dipraktekkan berasal dari bawang putih, cengkeh dan daun pepaya. Pembuatan pupuk hayati ini relative mudah dan biaya yang relative murah ini sangat diminati oleh petani peserta SL. Hal ini terbukti saat kerja praktek dimana peserta dibagi menjadi 3 (tiga) kelompok dengan masing-masing peserta harus mempraktekkan pembuatan pupuk hayati kemudian mempresentasikan apa yang dibuat ke seluruh peserta SL. Setelah praktek pembuatan pembuatan pupuk hayati oleh penyuluh dari BPP Naibonat Kupang Timur, juga diperkenalkan teknik membuat perangkap bagi lalat buah dengan menggunakan teknologi yang sederhana yaitu botol aqua bekas yang sudah diberi cat warna kuning kemudian diolesi lem tikus pada seluruh permukaan botol. Teknologi yang murah meriah seperti ini perlu dikembangkan dan diperkenalkan kepada para petani sehingga mengurangi pembiayaan dan bersifat ramah lingkungan. Diharapkan melalui program Genta Organik atau Gerakan Tani Pro Organik, kesinambungan pembangunan dan produktivitas pertanian bisa tetap terjaga. Apalagi dalam jangka panjang, pertanian organik akan berdampak positif bagi lingkungan. Sukses selalu petaniku, Jaya negriku dan berlimpah produksi pertanian. Penyuluh Pertanian Maju, Mandiri, Modern =Ir. Susana K. Laning dan Jose de A. Fritas, S.Pt.= Penyuluh Pertanian Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT