Dalam rangka mewujudkan penyelenggaraan penyuluhan yang efektif dan efisien, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian menyelenggarakan Pertemuan Koordinasi antara Komisi Penyuluhan Pertanian Nasional (KPPN) dan Komisi Penyuluhan Provinsi (KPP) pada tanggal 22 s.d 24 Oktober 2013. Pertemuan dihadiri oleh sekitar 50 orang peserta yang terdiri dari Wakil Ketua dan Anggota KPPN, Ketua/Wakil Ketua KPP dari 21 provinsi, Sekretariat Badan Koordinasi Penyuluhan Provinsi dari 5 provinsi dan peserta pusat. Pertemuan bertujuan untuk: (1) memberikan saran/bahan pertimbangan kepada Menteri Pertanian dan Gubernur tentang hal-hal yang berkaitan dengan pengembangan kebijaksanaan dan strategi penyuluhan pertanian; (2) memberikan saran pertimbangan yang berkaitan dengan fasilitas pemerintah untuk meningkatkan kemampuan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam mengelola penyuluhan pertanian sesuai dengan kewenangan otonomi daerah dan kebijakan pemerintah; (3) memberikan saran pertimbangan yang berkaitan dengan penguatan dan pengembangan kelembagaan, ketenagaan, program, dan pembiayaan penyuluhan pertanian di provinsi dan kabupaten/kota; (4) mengoptimalkan peran dan fungsi Komisi Penyuluhan Pertanian Nasional dan Komisi Penyuluhan Provinsi, untuk memberikan masukan kepada Menteri Pertanian dan Gubernur dalam penyusunan kebijakan dan strategi penyuluhan pertanian. Bertindak sebagai narasumber pada pertemuan tersebut yaitu Prof. DR. Ir. Sumardjo, M.Sc. (Wakil Ketua KPPN), Prof. DR. Ir. Achmad Suryana, MS (Plt. Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian), DR. Ir. Momon Rusmono, MS (Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian), Ir. Hari Priyono, M.Si (Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian), Ir. Udhoro Kasih Anggoro, MS (Direktur Jenderal Tanaman Pangan), Dr. Ir. Winny Dian Wibawa, M.Sc (Kepala Biro Perencanaan, Setjen Kementan), dan Ir. Lindawati Anggodo, MM (Kepala Bidang Kelembagaan dan Ketenagaan, Pusluhtan). Dalam pertemuan tersebut, para peserta juga berkesempatan untuk beraudiensi dengan DR. Rusman Heryawan (Wakil Menteri Pertanian RI) di Ruang Pola Gedung A Kanpus Kementerian Pertanian. Wakil Menteri Pertanian mengapresiasi peran dan upaya Komisi Penyuluhan, baik di pusat maupun daerah, dalam memberikan saran dan masukan kepada Menteri Pertanian, Gubernur dan Bupati/Walikota. Selain itu Wamentan juga mengapresiasi betapa pentingnya peran penyuluh, yang sangat mulia, penuh tanggung tanggungjawab dan memiliki resikonya sangat besar sebagai pendidik masyarakat. Menurutnya tidak perlu dibedakan fasilitas dan pelatihan bagi penyuluh PNS maupun penyuluh non PNS khusunya THL-TBPP. Rumusan Pertemuan Audiensi Komisi Penyuluhan Pertanian Nasional (KPPN) Dan Komisi Penyuluhan Provinsi (KPP) dengan Wakil Menteri Pertanian RI, Kepala Badan PPSDMP, Sekjen Kementan, dan Dirjen Tanaman Pangan.