Loading...

PERTEMUAN MONITORING DAN EVALUASI PENYULUHAN SE- PROVINSI JAMBI

PERTEMUAN MONITORING DAN EVALUASI PENYULUHAN SE- PROVINSI JAMBI
Bertempat di Golden Harvest Hotel Jambi pada tanggal 1 Juli 2013, Badan Koordinasi Penyuluhan (Bakorluh) Provinsi Jambi mengadakan acara Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Penyuluhan se Provinsi Jambi. Acara ini dihadiri Kepala SKPD terkait di lingkungan pemerintahan Provinsi Jambi dan Kepala Badan dan atau Dinas yang menangani penyuluhan Kabupaten/Kota se Provinsi Jambi. Asisten II Setda Provinsi Jambi Havis Husaini yang datang mewakili Gubernur Jambi, dalam sambutannya mengatakan bahwa pertemuan monitoring dan evaluasi ini diyakini bisa memajukan sektor pertanian, perikanan dan kelautan, serta sektor kehutanan yang merupakan mata pencaharian utama masyarakat Jambi. "Momen yang sangat strategis dalam rangka me-review sejauh mana capaian kinerja yang telah kita buat. Kegiatan yang bisa menjadi pedoman dan acuan guna pelaksanaan kedepan, sehingga program pembangunan penyuluhan di Provinsi Jambi bisa berjalan berkesinambungan," katanya. Lebih lanjut dikatakan bahwa dengan memperhatikan arah kebijakan pembangunan pertanian, perikanan, dan kehutanan serta mempedomani visi dan misi Gubernur Jambi menuju Jambi Emas 2015, ada beberapa kegiatan tahun ini yang dilaksanakan oleh Sekretariat Bakorluh Jambi yang perlu mendapat dukungan, seperti : pengembangan balai penyuluhan, biaya operasional penyuluh (BOP), dan tenaga harian lepas. Pembangunan penyuluhan yang maju dan mandiri harus dilakukan dengan strategi perencanaan dari bawah. Perubahan pola pikir dan kemampuan perencanaan pembangunan masyarakat harus ditingkatkan. Kehadiran tenaga penyuluh selaku pendamping petani menjadi sangat strategis dalam mewujudkan penyuluhan yang handal. "Yang dapat menyampaikan informasi dan teknologi kepada petani,"tegasnya. Sementara itu, Sekretaris Bakorluh Jambi, Ir. Natres Ulfi, dalam sambutannya mengatakan bahwa pertemuan monitoring dan evaluasi ini bisa menghasilkan rumusan yang konkrit dalam pelaksanaan selanjutnya. "Sehingga kedepannya, bisa pula menemukan solusi dari permasalahan yang ada. Kita berharap bahwa kesejahteraan petani semakin meningkat," harapnya. (Dharmawansyah)