Loading...

Pertemuan Pertama Sekolah Lapang (SL) Tematik Pertanian Organik di BPP Naibonat - Kupang Timur

Pertemuan Pertama Sekolah Lapang (SL) Tematik Pertanian Organik  di BPP Naibonat - Kupang Timur
Pertemuan pertama Sekolah Lapang (SL) Tematik Pertanian Organik pada BPP Naibonat Kupang Timur dilaksanakan pada hari Jumat, tanggal 28 April 2023 di lahan lokasi poktan Tunas yang dihadiri oleh petani peserta kegiatan SL sebanyak 30 orang yang berasal dari 10 kelompok tani, para penyuluh pada BPP Naibonat, petugas PBT, kepala Bidang Penyuluhan pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kupang, Widyaiswara Indonesia (WI) BBPP Noelbaki Kupang selaku pengawal kegiatan SL Tematik Pertanian Organik dan Penyuluh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT. Kegiatan pertemuan pertama dengan materi pembuatan pupuk organik cair dan pembuatan pupuk organik padat yang masing-masing dibawakan oleh PPL Oce dan Siti Samauna. Kemudian dilanjutkan dengan praktek pembuatan pupuk organik cair oleh penyuluh Thomas Weu dengan menggunakan gedebog pisang yang dicacah halus sebanyak 5 kg dan dicampur dengan gula cair 1,25 ml dan EM4 sebanyak 15 tutup botol EM4. Kemudian larutan dicampur sampai homogen setelah itu diitutup rapat rapat. Esok hari dilakukan pengadukan dan dilakukan setiap hari selama 7 hari. Setelah itu dilakukan penyaringan dan kemudian dilakukan aplikasi dengan dosis 10 liter air dicampur dengan 1 liter pupuk cair. Sedangkan untuk pembuatan pupuk organic padat atau bokashi dilakukan dengan mencampur daun yang dipotong/ cincang halus kemudian dicampur dengan tanah, pupuk kandang, kemudian ditambahkan larutan EM4, tricofos, air yang dicampur tersendiri kemudian dicampur dengan bahan tanah dan daun. Kemudian dilakukan pengadukan dengan membolak balik tanah setiap hari selama 7 hari. Setelah itu ditutup dengan terpal sehingga terjadi proses fermentasi. Setelah itu siap diaplikasi di pertanaman. Dalam pertemuan ini peserta sangat bersemangat, mengingat petani peserta adalah petani hortikultura, sehingga dengan pembuatan pupuk organik ini akan mendukung petani menggantikan pupuk anorganik yang langka dan relatif mahal. Penyuluh Pertanian Maju, Mandiri, Modern =Ir. Susana K. Laning dan Jose de A. Fritas, S.Pt.= Penyuluh Pertanian Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT