Lahan pesemaian hendaklah dipilih lokasi dengan persyaratan sebagai berikut : ¢ Tanahnya subur dan dekat sumber air untuk memudahkan penyiraman benih. ¢ Lahannya datar dan terbuka untuk mendapatkan sinar matahari yang cukup. ¢ Dekat dengan lahan penanaman dan jalan, untuk mempermudah pengangkutan. Setelah lokasi pesemaian ditetapkan, tanah dibersihkan kemudian diolah dengan cara : ¢ Manual mengunakan cangkul sedalam 30-40 cm. ¢ Menggunakan bajak yang ditarik ternak (sapi atau kerbau) kemudian disisir. ¢ Menggunakan bajak dan sisir dengan traktor. ¢ Kemudian buat bedeng sesuai dengan ukuran 1,25 m lebarnya, dan panjang bedeng disesuaikan dengan kondisi dan keadaan setempat, maksimum 25 m. Tinggi bedengan 25 cm dengan jarak antar bedengan 60 cm. ¢ Selanjutnya pasang penyangga sebagai penghalang tanah bedengan agar tidak tererosi waktu hujan dengan belahan bambu. ¢ Buat pagar keliling pesemaian agar tidak dimasuki hewan/ternak dan buat pondok sederhana untuk penjaga. Pendederan Benih ¢ Sebelum benih dideder sayat sabut dengan menggunakan parang tajam pada bahagian atas sisi terlebar sedalam 1 cm untuk memudahkan kecambah keluar. ¢ Selanjutnya letakkan benih yang telah disayat pada bedeng perkecambahan dengan mengeluarkan tanah ke samping bedeng. ¢ Benih kelapa disusun dengan arah sayatan satu arah. ¢ Benih ditutup dengan tanah yang dikeluarkan semula dan dijejal ke dalam rongga-rongga antara benih sampai padat dan rata dengan jari tangan sehingga 2/3 bagian benih tertutup tanah tetapi tetap dijaga agar sayatan tidak tertimbun tahan. Pemeliharaan Pesemaian ¢ Siram benih dua kali sehari saat musim kemarau atau tidak ada hujan sepanjang hari. Untuk mengetahui cukup tidaknya penyiraman dapat diketahui dengan menekan bagian sayatan dan akan nampak keluar air. ¢ Pengendalian hama dan penyakit mutlak dilakukan setiap bulan dengan insektisida dan fungisida. ¢ Penyiangan gulma dilakukan setiap bulan dengan cara mencabut gulma yang tumbuh diantara benih dengan menggunakan tangan. Seleksi Kecambah Seleksi kecambah dimaksud untuk memilih kecambah yang baik kemudian dipindahkan ke polibag atau bedeng pembibitan. Seleksi bibit dilakukan jika panjang tunas telah mencapai 3-5 cm. Seleksi kecambah dilakukan setiap minggu sampai pesemaian berumur 3 bulan (12 minggu) sejak pendederan. Hasil seleksi kecambah setiap minggu dipisahkan pada bedeng pembibitan guna mendapakan pertumbuhan yang seragam Sumber : Agro Inovasi, Litbang