Varietas hortikultura yang bernilai jual menjanjikan mulai dilirik oleh petani perkotaan, apalagi dengan akses pasar yang sedemikian mudah di Kota Denpasar. Hal ini tampak pada kegiatan SL-Horti yang tidak pernah sepi dalam empat kali pertemuan. Lebih dari 30 orang petani se-Kota Denpasar selalu hadir secara bergantian, dengan penuh antusias mengikuti kegiatan. Puncak dari pelaksanaan SL-Horti ini adalah dilakukannya Panen Raya di area Pantai Matahari Terbit, Jumat (9/11). Dihadiri oleh Sekretaris DPTPH, Sagung Mirah Widhiani, para Pekaseh (ketua kelompok tani) se-Kota Denpasar bersama perwakilan dari PT Bisi Int, Tbk dan Asbenindo melaksanakan panen bersama. Sambil berkeliling dan memanen, Pekaseh mendengarkan penjelasan dari staff PT Bisi Int, Tbk mengenai penanganan pasca panen. Penanganan ini perlu diperhatikan dan dicermati, mengingat komoditas hortikultura memiliki daya simpan yang relatif singkat. Jagung manis masih menjadi favorit petani Kota Denpasar. Begitu banyak pertanyaan terlontar dari para Pekaseh seputar varietas unggulan, cara budidaya, serta pemanenan yang benar. Bahkan mereka pun sempat saling berbagi pengalaman tentang pembudidayaan jagung manis. Hal ini dapat dipahami, mengingat permintaan jagung manis tergolong tinggi. Pedagang yang sehari “ hari berjualan jagung manis di area Renon tampak selalu ramai pembeli pada sore hari. Dari begitu banyak komoditas hortikultura yang ada di lahan, yang langsung bisa dicicipi adalah melon dan semangka. Seusai memetik, buah “ buah tersebut langsung dibagikan kepada pengunjung. Termasuk para wisatawan asing dari Eropa, Cina, Jepang, dan Korea yang sedang melintas di seputaran Pantai Matahari Terbit tak ketinggalan turut menikmati kedua buah tropis yang kaya vitamin tersebut. Para petani yang hadir sangat berharap supaya kegiatan sejenis dapat terlaksana secara berkelanjutan. Selain sebagai tempat menimba sekaligus berbagi ilmu bagi petani, kegiatan ini juga menjadi daya tarik tersendiri bagi generasi muda untuk terjun di dunia pertanian. Ditulis oleh : Marcella Wayan K.R., SP (PP Pertama)