Seekor burung putih terbang rendah lalu bertengger di atas pohon kelapa, nyiurnya melambai-lambai diterpa angin gersang Juni 2025. Mimik muka serius tapi santai seorang lelaki bertopi berbaju biru sedang memberi contoh pembuatan pestisida nabati. Pestisida nabati adalah jenis pengendali hama yang dibuat dari bahan alami berasal dari tumbuhan. Cara kerja pestisida nabati dengan mengganggu perilaku hama, mengusir, menghambat pertumbuhan, atau memusnahkan hama. Pengendali ini lebih ramah lingkungan dibanding pestisida kimia, lebih mudah terurai serta aman bagi lingkungan. Salah satu jenis pestisida nabati berasal dari ekstrak daun pepaya. Namanya Mahmun Bakri, ketua kelompok tani “Jaya Bersama”, Desa Pakning Asal. Ia bersama peserta kursus tani memotong kecil-kecil daun pepaya, daun sirsak, serai, daun lidah buaya dan bawang putih. Kabel panjang berwarna putih membentang sepanjang tanah perkebunan untuk listrik sampai ke sebuah blender. Alat itu mencampur dan menghaluskan semua bahan yang telah dirajang. Suaranya keras melengking serasa membawa kita ke Tahun 2022, saat pertama kali Pak Bakri memulai usaha pertanian mentimun. Deru mesin handraktor dan ayunan cangkul silih berganti mengolah lahan di Gang Yasin, RT 1 RW 1 Dusun Pakning Asal. Bapak di tengah kebun itu bernama lengkap Mahmud Bakri, Tempat tanggal lahir di Banjid, Lampung Utara, 25 April 1984. Dalam perantauannya, lelaki yang biasa dipanggil Bakri menjadi petani mentimun dan aneka sayuran lainnya. Ia memulai usaha pertaniannya dengan optimis, bahwa dari sayuran yang ditanam akan menghasilkan keuntungan. Mentimun atau biasa disingkat menjadi timun memiliki warna hijau dengan permukaan halus pada kulit buahnya. Rasanya segar, manis dan sering digunakan sebagai acar, lalapan atau berada dalam berbagai masakan. Bentuk mentimun panjang, renyah serta memiliki kandungan air yang tinggi. Cara budidaya mentimun dimulai dengan pemilihan lokasi strategis, sayur ini membutuhkan sinar matahari penuh dan tanah yang gembur. Penanaman benih mentimun biasanya ditanam langsung di tanah dengan jarak ideal antara tanaman. Timun membutuhkan perawatan seperti penyiraman yang cukup, pemupukan, dan pengendalian gulma. Mentimun adalah tanaman merambat, digunakan ajir atau lanjaran untuk mendukung pertumbuhannya. Sayuran ini siap panen tergantung varietas yang ditanam. Tips budidaya mentimun antara lain penyiraman cukup, mentimun membutuhkan air yang melimpah, terutama saat pembentukan buah. Blender yang menghaluskan pestisida nabati daun pepaya perlahan mulai berhenti. Dikatakan bahwa ekstrak daun pepaya ini difermentasi dulu, baru bisa digunakan di hari ketujuh. Kepiawaian bercocok tanam oleh Ayah dua orang anak ini membuahkan hasil. Pada Tahun 2025 tanaman timun yang ditanamnya berbuah lebat. Mentimun 500 batang menghasilkan 1,5 Ton buah timun segar. Keseluruhan dipanen dalam jangka waktu satu setengah bulan. “Kami sangat senang karena berhasil memanen satu setengah ton timun secara bertahap. Pembeli ada yang datang langsung ke kebun, kami bawa juga ke agen sayur pasar baru, sebagian lagi ke luar daerah. Hasilnya laris manis, tapi tidak dijual semua. Ada juga yang dibagikan ke masyarakat sekitar kebun, agar hidup ini berkah.” Tutupnya.