pertanian organik yang semakin menjadi trend dalam kehidupan masyarakat dewasa ini merupakan peluang usaha yang perlu ditangkap oleh pelaku bisnis usaha kecil. dunia pertanian yang didominasi oleh usaha kecil dan menengah harus melakukan inovasi dalam pengembangan dunia pertanian dan bisnis pertanian. saat ini konsumsi hasil pertanian organik baru dikonsumsi oleh kelompok terbatas dengan harga yang relatif lebih tinggi. dengan modal usaha yang kecil, petani dan kelompok usaha petani bisa memanfaatkan bahan alam sebagai bahan pestisida dan obat-obatan tanaman. pengolahan bahan alami untuk obat-obatan pertanian cukup mudah hanya memerlukan ketelatenan, selain itu biayanya pun sangat murah. indonesia terkenal kaya akan keanekaragaman hayati, termasuk jenis tumbuhan yang bisa digunakan sebagai obat maupun sebagai bahan pestisida alami. sejak berabad-abad silam bangsa indonesia sudah menggunakan ramuan yang berasal dari campuran dedaunan, akar, bunga maupun buah, dan telah menggunakan berbagai tanaman sebagai bahan pestisida alami. penggunaan tanaman baik untuk obat dan pestisida karena mengandung zat aktif yang mempunyai khasiat untuk mencegah dan mengendalikan hama penyakit. fungsi pestisida nabati beberapa manfaat penggunaan pestisida nabati dalam usahatani sebagai berikut : sebagai penolak kehadiran serangga (repelant) sebagai antifidan sehingga hama tidak menyukai tanaman yang telah disemprot pestisida nabati terhambatnya proses metamorposis serangga, misalnya : perkembangan telor,larva,dan pupa menjadi tidak sempurna terhambatnya reproduksi serangga betina dan mengacaukan sistem hormon pada serangga. keunggulan pestisida nabati mudah terurai (biodegradable) di alam, sehingga tidak mencemarkan lingkungan (ramah lingkungan). relatif aman bagi manusia dan ternak karena residunya mudah hilang. dapat membunuh hama/penyakit seperti ekstrak dari daun pepaya, tembakau, biji mahoni. dapat sebagai pengumpul atau perangkap hama tanaman: tanaman orok-orok, kotoran ayam. bahan yang digunakan nilainya murah serta tidak sulit dijumpai dari sumberdaya yang ada di sekitar dan bisa dibuat sendiri. mengatasi kesulitan ketersediaan dan mahalnya harga obat-obatan pertanian khususnya pestisida sintetis/kimiawi. dosis yang digunakan pun tidak terlalu mengikat dan beresiko dibandingkan dengan penggunaan pestisida sintesis. penggunaan dalam dosis tinggi sekalipun, tanaman sangat jarang ditemukan tanaman mati. tidak menimbulkan kekebalan pada serangga. dengan berbagai keunggulan pestisida nabati, mari kita galakkan penggunaan pestisida nabati untuk pertanian berkelanjutan.(sri.z)